“Lost in University Party”, Enam DJ Bali Unjuk Aksi

SATU acara musik khusus bertajuk Lost in University Party sukses digelar oleh pihak manajemen Blackout Social House Bali, Renon, akhir bulan lalu. Menariknya, acara ini menampikan enam disc jockey (DJ) lokal Bali yang unjuk aksi dengan gaya masing-masing.

Keenam DJ yang berkesempatan tampil di hadapan public saat itu, FDJ Vee, DJ Aj Ady Rf, DJ Agus Romi, DJ Ficko Saputra, DJ Daniel Christo, dan DJ Donny Panda, dan dipadukan dengan dua MC gaul dan atraktif yaitu, Varz dan Faisal. Dengan durasi tampil masing-masing selama 45 menit, keenam DJ tersebut saling menunjukkan kemampuan dalam meramu electronic dance music (EDM) secara menarik, atraktif, dan memukau para pengunjung.

Dimulai dari FDJ Vee yang memainkan lagu-lagu bergenre Tech House, dilanjutkan oleh DJ Aj Ady Rf yang membuat para pengunjung semakin enjoy dalam kehangatan suasana di tempat tersebut. Disusul penampilan DJ Agus Romi yang mampu menggiring para tamu untuk mengikuti hentakan musik sambil berjoget bersama dengan dipandu oleh crowd control MC Faisal.

Penampilan DJ Ficko Saputra selanjutnya yang tak kalah greget menunjukkan kemampuannya dalam hal mixing, mampu merangsang para pengunjung untuk semakin asyik berjoget hingga merangsek ke depan panggung .

Dilanjutkan penampilan DJ Daniel Christo yang menghadirkan sederet lagu pilihan dengan gaya mixing yang keren, membuat para pengunjung semakin betah nongkrong melewati sepertiga malam. Disusul penampilan DJ Donny Panda yang memukau para pengunjung menikmati kemeriahan party lewat skillnya saat memperdengarkan lagu-lagu yang diputar di alat DJ Pioneer XDJ RX-3.

Jelang pengujung acara, keenam DJ kembali tampil secara bergantian di atas panggung dan berjoget bersama pengunjung dalam kemeriahan party yang untuk pertama kalinya digelar di Blackout Social House Bali. Bahkan untuk memanjakan para pengunjung yang dibatasi hingga 80 orang tersebut, agar merasa nyaman dan enjoy hingga bubaran, maka pihak manajemen terpaksa harus menolak calon pengunjung yang baru saja datang, karena kapasitas yang sudah penuh sesak hingga semua VIP sofa dan regular table terjual.

DJ Ficko Saputra

Event party yang berlangsung mulai pukul 21.00 ini seharusnya berakhir pada jam 3 pagi, namun dengan berbagai pertimbangan, maka harus kami akhirnya pada pukul 04.00 Wita, karena masih ramainya pengunjung yang ada di dalam club tersebut,” ujar Aggy, seraya menuturkan, acara Lost in University Party ini menjadi salah satu event teramai yang pernah diadakan di club tersebut hingga banyak pengunjung yang menanyakan kapan event ini bakal diadakan lagi.

Terkait apresiasi, dukungan, dan harapan para pengunjung tersebut, pihak pengelola Blackout Social House Bali masih belum bisa memberikan jawaban pasti, namun Aggy berjanji dalam kurun waktu dekat ini segera menginformasi lewat media dan semua social media tentang kapan hari dan tanggal penyelenggaraan event party berikutnya.

“Jadi, event Lost in University Party ini digelar, selain untuk pengenalan nightclub baru yang ada di Kota Denpasar dengan konsep interior exclusive, juga sebagai tempat berkumpul sambil diskusi bagi para DJ lokal Bali untuk menunjukan skillnya sekaligus menambah jam terbang perform. Blackout Social House Bali sangat cocok sebagai titik kumpul dan tongkrongan eksklusif bagi anak-anak muda di Kota Denpasar,” jelas Aggy, didampingi DJ Ficko Saputra. (*)

About the author