Sakaswara 2023 Penuh Kisah Kasmaran

Lima pendukung Sakaswara 2023, dari kiri ke kanan: Gek Grace, Nadila Putri, Gek Ica, Dayu Mas, dan Indira Sahanjana

SAKA Pro kembali meluncurkan projek rekaman lagu pop berbahasa Bali khusus remaja, Sakaswara. Untuk tahun 2023 ini, lagu yang ditampilkan betul-betul penuh kisah kasmaran ala remaja dengan segala problematikanya.

Lima penyanyi yang mendukung mini album Sakaswara 2023 sebagian besar sudah berpengalaman rekaman sebelumnya, seperti mendukung album Bali Kumara atau Alit Pewaris Bali Dwipa (APBD).

Mereka adalah Gek Grace dengan lagu “Ipidan Matimpal Jani Metunangan”, Nadila Putri melantunkan “Feeling”, Gek Ica membawakan “Ngulgul Hati”, Dayu Mas menembangkan “Ngulati Tresna Sujati”, dan Indira Sahanjana menyanyikan “Diary”.

Keseluruhan lagu langsung diciptakan Gus Saka, dan penggarapan musik oleh Dek Artha. Sedangkan penggarapan video musik dipercayakan kepada Dodik. Menurut Gus Saka, ia mencoba menciptakan lagu yang tak hanya sesuai karakter vokal namun juga keseharian para penyanyinya.

Tak heran kalau kelima pendukung Sakaswara 2023 mengaku senang dengan lagu yang mereka bawakan, karena kisahnya tak berbeda jauh dari keseharian mereka. “Kisahnya related banget dengan kita,” komentar Nadila, salah satu penyanyi, saat peluncuran Sakaswara 2023 di Denpasar, Sabtu (20/5).

Gus Saka sebagai pimpinan projek sekaligus produser dari Saka Pro mengatakan, rekaman Sakaswara seri kedua sebetulnya direncanakan tahun lalu. Namun karena satu dan lain hal tertunda hampir setahun, dari baru bisa dilepas sekarang.

Ketika ditanya mengapa hanya menampilkan lima penyanyi, Gus Saka berkilah. “Kalau hemat saya untuk menjadikan mini album paling sedikit ada empat penyanyi baru bisa jalan. Kali ini ada lima orang yang bergabung, cukuplah. Memang lebih sedikit dibandingkan Sakaswara 2021 dengan tujuh penyanyi,” jelasnya.

Dikatakan, Saka Swara memang mengeluarkan tiga nama produk yang berbeda karakter. Alit Pewaris Bali Dwipa untuk lagu pop Bali anak-anak, Sakaswara untuk lagu pop Bali remaja, dan Sakamusikindo untuk lagu pop remaja berbahasa Indonesia. Meskipun digarap digarap dengan biaya murah, namun Gus Saka menegaskan tidak mau menghasilkan karya yang murahan. (231)

Lima pendukung Sakaswara 2023 beserta orang tua masing-masing

About the author