Dapat Ide Lagu Gara-Gara Dianggap tak Berguna

Cool Gank

GRUP musik berbahasa Bali, Cool Gank merilis lagu terbarunya yang berjudul Pidan Saja Jani Tusing. Kabarnya, lagu ini tercipta gegara mereka sempat dianggap tak berguna bahkan selalu dipandang sebelah mata.

Menurut Alit Chacink, gitaris Cool Gank, lagu ini bisa dikatakan seperti perumpamaan yang sering kita dengar bahkan sering kita lihat di sekitar kehidupan kita sehari- hari. Intinya menceritakan tentang seseorang yang terlena akan ketenaran dan kekayaan, hingga sama sekali tidak menghargai orang yang berada di sekitarnya.

Dalam pandangannya, dialah yang paling hebat, orang lain tidak ada apa-apanya. Dia lupa kalau kehidupan ini seperti roda berputar kadang di atas, kadang berada di titik bawah. Tanpa miskin, kaya itu tidak ada. Tanpa ada yang kecil, besar pun tidak ada.

“Lagu ini bertujuan untuk menyadarkan orang-orang yang seperti itu. Ingin rasanya kami melihat orang-orang saling menghargai satu sama lain. Jangan pernah menghina siapapun,krn kita tidak tahu masa depan orang tersebut,” ujar Alit.

Meskipun pernah dianggap tidak berguna bahkan selalu dipandang sebelah mata, Alit mengatakan, personel Cool Gank tidak pernah merasa down. Justru dengan pengalaman itu malah memunculkan semangat untuk membuktikan kalau mereka masih bisa melakukan hal-hal yang baik ke depannya.

“Kami sempat lama berpikir untuk merilis lagu ini, karena risikonya bisa jadi akan banyak yang tak suka atau kami akan dibenci oleh sejumlah orang. Tapi kami tetap bertekad untuk merilisnya, karena kami yakin jika pembenci tetaplah pembenci. Jika kami tak terpengaruh dan tetap berkarya, mereka akan lelah sendiri utk membenci kami,” kilah Alit.

Lagu

Lagu Pidan Saja Jani Tusing diciptakan oleh Lutir Vedi dua tahun silam, dan penyempurnaan lirik lagu bersama Alit Chachink. Untuk aransemen musik dan video musik ditangani Eka Jacx dibantu Hanz dan Lubak Tapis.

“Untuk musik kami memilih format akustik atau musik sederhana. Karena ini lagu bertema sosial, kami ingin lebih menonjolkan isi lagunya,” demikian Alit.

Cool Gank muncul 2020 sebagai “nama baru” dari grup DMBP. Saat meluncurkan album “Lakukan yang Terbaik” tahun 2019, mereka sudah berencana ganti nama, karena DMBP hanya nama sementara dan menyangkut nama komunitas Musisi Bali Peduli. Hingga saat ini Cool Gank masih eksis dengan formasi Lutir Vedi (vokal), Alit Chacink (gitar, vokal), Hanz Setiawan (bass), Eka Armika (gitar), dan Lubak Tapis (drum).  (231)

About the author