Sedihnya Patah Hati ala Neyma

Neyma

TEMA cinta rupanya masih menjadi tema yang tak pernah ada habisnya untuk dieksplorasi menjadi lagu dan selalu disukai banyak pendengar. Bahkan untuk kisah cinta yang beruGung sedih seperti patah hati misalnya. Mau tahu bagaimana ungkapan sedih gegara patah hari ala Neyma? Simaklah lagu “Sebet Yen Tuturang”.

Ini menjadi karya kedua grup musik yang dibentuk di Denpasar setahun lalu ini. “Sebet Yen Tuturang” mengungkapkan perasaan patah hati seseorang yang sulit untuk di jelaskan, karena karena tak pernah terlintas di benaknya kalau cintanya telah dihianati saat hubungan mereka sedang mesra-mesranya.

“Lagu ini kami ciptakan ramai-ramai. Ketika gitaris kami tiba-tiba memainkan nada yang menyentuh, kami coba dengarkan lalu merapikan liriknya. Lewat lagu ini kami ingin berpesan agar siapa saj selalu menghargai pasangan, dan kesetiaan itu sangat penting adanya,” jelas Gung Erik, vokalis Neyma saat dihubungi mybalimusic.com.

Diakui, tema dan corak lagu ke-2 ini tak berbeda dari debut Neyma, “Rindu Kamu” yang dirilis November tahun lalu. Bahkan untuk single berikutnya yang tengah dipersiapkan, temanya masih tak jauh dari perpisahan juga. Apakah Neyma akan menjadikan lagu-lagu galau, mellow, sebagai ciri khas mereka?

“Ah, nggak juga. Lagu berikutnya pasti ada yang ceria juga, termasuk kisah persahabatan dengan musik yang lebih fresh. Kami tengah merencanakan mini album yang berisi 3 lagu berbahasa Bali dan 3 lagu berbahasa Indonesia,” tambah Gung Erik.

Bersama rekan-rekan masa remaja yang sempat diajak bermusik dulu, Gung Erik membangkitkan kembali keinginan bermusik dengan membentuk satu band baru yang dib eri nama Neyma, yang bermakna memiliki bakat dalam menulis dan seni. Formasinya saat ini Gung Erik (vokalis), Mang Aya (gitar melodi), Gus Yogi (gitar ritem), Tut Nick (pemain bass), dan Wah Yudish (drum).

Dengan latar belakang pengalaman bermusik masing-masing, Neyma mencoba untuk tidak mengkotakkan diri ke dalam satu jenis musik tertentu. Masing-masing personel pada dasarnya mempunyai karakter berbeda-beda. Bagi Neyma, justru ini bisa menjadi nilai plus, dalam tiap lagu yang mereka garap tersirat warna karakter masing-masing pemain. Menurut Gus Yogi, sang gitaris, intinya Neyma ingin membuat warna yang berbeda dari yang lain. Satu konsep musik yang lebih modern tapi tanpa menghilangkan ciri khas musik Bali itu sendiri Yogi. (231)

About the author