“Kusambut Terang”, Vibrasi Positif The Error Project

The Error Project bersama Dwarsa Sentosa dan Rafha

SEMANGAT untuk bisa selalu berkarya. Itulah yang ditunjukkan The Error Project (TEP), grup musik yang dikomandani Komang Budi Aryawan atau sering disapa Arie. Setelah cukup lama tidak mengeluarkan rekaman, mereka muncul lagi dengan single terbaru “Kusambut Terang”.

Untuk lagu yang diluncurkan dalam satu even khusus di Kuta, pekan lalu ini, Arie secara lugas mengatakan lagu ini tercipta untuk memberikan vibrasi positif bagi orang-orang yang sedang berjuang dan bangkit dari keterpurukan. Selain itu juga menjadi penyemangat untuk melawan ketidakadilan yang selalu menerpa kaum marjinal yang terjajah oleh sistem dan aturan.

“Yang jelas lagu ini bukan lagu cinta, tapi lagu yang menceritakan keyakinan untuk bangkit dari keterpurukan juga keinginan yang kuat untuk berbenah serta bagaimana kita bisa bertahan dari kejamnya aturan dan sistem yang memarjinalkan kaum yang tertindas,” jelas Arie.

Dikatakan, TEP terdorong menggarap lagu dengan tema ini untuk kembali mengingat teman-teman, bahwa akan selalu ada vibrasi positif dari perjuangan mereka yang dimarjinalkan oleh sistem dan aturan. Perilisan ini juga kami jadikan sebagai bentuk ekspresi atau sikap kami terhadap fenomena tersebut. Tak hanya itu, bagi TEP sendiri, perilisan karya ini juga sebagai pengingat bahwa mereka pun pernah ada di fase seperti “mereka” yang lainnya.

“Jadi secara langsung dan tidak langsung, Kusambut Terang adalah manifestasi harapan cerah yang kami sampaikan lewat satu kesatuan nada, ketukan, dan lirik lagu,” demikian Arie.

Untuk merampungkan karya barunya, TEP berkolaborasi dengan penyanyi wanita Rafha. Penggarapan musik didukung Dwarsa Sentosa yang sekaligus berkolaborasi untuk proyek lagu ini di bawah rumah produksi MarGarani Production. Video musik digarap oleh Mariyasa Film, bekerjasama dengan komunitas disabilitas kota Denpasar.

“Bisa bergandengan dengan musisi profesional Dwarsa Sentosa dan musisi muda berbakat Rafha, semoga bisa menjadi momentum pengesahan atas eksistensi kami selama ini,” harap Arie.

The Error Project dibentuk 11 Maret 2015 di Desa Tamblang, Buleleng Timur. Awalnya band ini beranggotakan Arie Kcx, Agus Yana dan Iwak Qyong yang berasal dari desa yang sama. Di awal pemunculannya, mereka kerap membawakan lagu dari grup seperti Greenday, Blink-182, Superman Is Dead. Seiring waktu, mereka mencoba menciptakan lagu sendiri, terlebih setelah formasi makin lengkap.

Saat ini The Error Project didukung formasi Komang Budi Aryawan (Arie) sebagai vokalis sekaligus bermain gitar, Wayan Agus Susila Yana (Agus Yana) pembetot bass, dan Made Beny Prince (Ben Prince) penggebuk drum. (231)

About the author