Twentyten, Band Bocah Jawara Baru

Twentyten Band, dari kiri ke kanan: Kastara, Gio, Bala, Nanda, Aila, dan Minowa

KOMPETISI band selalu menampilkan daya tarik tersendiri, terutama karena keberagaman pesertanya. Apalagi festival band pelajar atau band remaja, yang kerap menampilkan bakat-bakat baru yang mencuri perhatian juri maupun penonton. Misalnya saja pemunculan Twentyten, band “pendatang baru” yang menjadi jawara di ajang kompetisi band pelajar Student Band Battle, serangkaian D’Youth Fest 2.0 di Denpasar, akhir pekan lalu.

Tampil penuh semangat, band bocah ini tak hanya meraih juara I band namun juga menyabet penghargaan untuk kategori gitaris terbaik. Disebut band bocah, karena personelnya rata-rata berumur 12 tahun. Band ini didukung vokalis Minowa (12), gitaris Bala (12), gitaris 2 Nanda (11), keyboardist sekaligus vokal 1 Aila (11), bassist Gio (12), dan drummer Kastara (12). Nama band Twentyten diambil dari angka tahun kelahiran para personel yang kesemuanya lahir di tahun 2010.

Minowa sebagai vokalis menuturkan, Twentyten memang baru saja terbentuk, kurang dari sebulan menjelang kompetisi. Tantangannya tentu saja waktu persiapan yang sangat terbatas dan harus bertarung bebas dalam satu kategori dengan pelajar SD, SMP dan SMA tanpa dipisahkan kategori usia.

“Tapi saya dan kawan-kawan sangat senang karena akhirnya band kami berhasil meraih Juara I,” ujarnya.

Meskipun benar-benar masih belia, Twentyten mampu menyuguhkan penampilan istimewa. Salah satunya sebagaimana disampaikan para juri, kemampuan bermusik atau skill individu para personel menjadi modal kuat bagi band ini untuk layak menjadi juara. Selain Minowa dan Aila yang sudah berpengalaman dalam olah vokal dan mengantongi sejumlah prestasi, Bala sebagai gitaris juga kerap meraih prestasi dalam berbagai kesempatan. Bahkan ia juga termasuk pemenang Top 5 dalam Hard Rock Guitar Competition 2022 yang diikuti secara terbuka oleh puluhan peserta dari seluruh Indonesia.

Lain dari itu, Kastara sang drummer juga tercatat masuk grand finalist dalam Kompetisi Nasional Hammer Drum tahun 2020 dan 2022, grand finalist Gebrax Drum Competition Bali 2020 dan Juara III Perfect Tone Drum Competition di Surabaya (2018).

Selepas kompetisi dan menyandang jawara baru, Nanda sebagai gitaris 2 dan Gio sebagai bassist menyampaikan, Twentyten telah merencanakan jadwal latihan rutin, mengasah kemampuan untuk tampil dalam berbagai kompetisi dan festival-festival band berikutnya. Tak hanya berpuas diri sebagai band festival, Aila sebagai keyboardist mengabarkan kalau mereka tengah menggarap karya musik original dan bertekad untuk turut meramaikan kancah musik Indonesia. (231)

About the author