Tutup 2013, Racun Timur Menggoda Perkenalkan Karya Sendiri

rtm

Grup musik Racun Timur Menggoda (RTM)

ADA begitu banyak band indie yang muncul tiap saat. Untuk bisa diterima dan mudah diingat, tentu saja mereka harus berusaha menarik perhatian publik sedemikian rupa. Salah satunya yang paling mudah, dengan memilih nama yang unik. Seperti apa yang dilakukan Racun Timur Menggoda atau biasa disingkat menjadi RTM. Tidak ada pertimbangan yang begitu khusus bagi grup bentukan 2009 ini untuk memakai nama RTM, selain nama ini terkesan unik, mudah diingat dan tentu belum ada duanya dimana-mana.

Sejak dicetuskan, grup yang didukung Wisnu (vokal, gitar), Koter (vokal, bass) dan Poyok (drum) ini sudah menentukan punk rock, punkabilly sebagai warna utama dari musik yang dimainkan. Walaupun dalam tiap penampilan, pun di lagu yang mereka ciptakan sendiri, masuk pula unsur rockabilly, blues, balada, country dan ska.

“Intinya dalam tiap penampilan, kami selalu ingin menampilkan yang terbaik dan atraktif di panggung agar penonton yang menyaksikan kami selalu terhibur. Misalnya saja selain solo player, kami juga sering menyisipkan pesan dan isu-isu tertentu di tiap penampilan,” jelas Wisnu kepada mybalimusik.com.

Bermain musik menjadi pilihan bagi masing-masing personel yang sehari-harinya bekerja sebagai karyawan swasta, selain untuk menyalurkan hobi juga alternatif menghindari kejenuhan rutinitas sehari-hari. Walau sudah cukup kenyang dengan pengalaman menjajal berbagai panggung pertunjukan musik di seputaran Denpasar dan beberapa kota di Bali, RTM tak ingin hanya menjadi band panggung. Menutup tahun 2013, mereka pun merampungkan album rekaman sendiri dalam format CD audio berjudul “Hard Moon and Far Away”.

Walaupun sudah mulai diperkenalkan sejak 11 Desember lalu, album ini sendiri direncanakan baru diluncurkan secara resmi awal 2014 mendatang. “Bagi kami, hard moon and far away bermakna suatu gambaran dari segelintir kecil cita-cita dan angan-angan untuk meraih suatu kebahagiaan, seperti indahnya bulan, yang cahayanya terang saat malam tiba. Untuk mencapai atau mewujudkan semua itu, tentu membutuhkan langkah yang panjang dan usaha sungguh-sungguh, kerja keras,” papar Wisnu.

Di album pertamanya, RTM menampilkan 12 seperti Saying Rock, Melompat dan terus berlari, Green Sunday, Jump Baby jump, RTM Gank, Glad in love, I Love Indonesia, You, Anak Muda, Holiday dan Punk Tetap Ada. Selain beredar di Bali, tentu saja RTM juga berharap album rekaman mereka bisa beredar dan diterima lebih luas oleh pecinta dan penikmat musik. *adn