Penyanyi “Dagang Jamu” Itu Sudah Pergi …..

moyo

Almarhum Moyo Ariana (berdiri, paling kanan) bersama penyanyi pendukung album “Dagang Jamu”

BLANTIKA musik pop Bali kembali kehilangan. Moyo Ariana, salah satu penyanyi yang sempat melejit di awal tahun 2000-an, meninggal dunia. Kabar berpulangnya penyanyi yang bersahaja itu disampaikan kerabat sekaligus produser yang mengorbitkannya dulu, Ketut Pesta.

“Iya, saya juga kaget mendapat kabar kalau rekan kami yang satu ini sudah pergi,” ujar Ketut Pesta kepada mybalimusic.com, Sabtu (7/11) lalu.

Menurut produser yang mengibarkan bendera Paras Paros ini, Moyo diketahui meninggal setelah menderita diabetes cukup lama.  Penyanyi yang dikenal dengan lagu “Dagang Jamu” dari album lawak dan tembang pop Bali “Dagang Jamu” (2001) dan “Lega Nemu Sengkala”  dari album VCD karaoke lagy pop Bali “Parade Artis Parasparos” (2005) ini termasuk salah satu bakat yang ditemukan secara tak sengaja oleh Ketut Pesta.

“Dia adalah salah satu penyanyi orbitan kami yang relatif menonjol, sebagaimana halnya dengan beberapa penyayi Paras paros  seperti  Mirah Kusuma Dewi, Tut Sukrada, Dek Ulik (pada masa-masa awal kariernya), juga Eka Jaya, Bayu KW, Kadar S dan banyak lagi lainnya. Setelah cukup lama tidak aktif di industri musik pop Bali, akhirnya saya kembali mencoba berkreasi dengan album Tokecang di akhir tahun ini. Saya begitu kaget mendengar berita kalau sahabat saya, Moyo Ariana telah berpulang,” cerita Ketut Pesta.

Walau relative tidak banyak menghasilkan album rekaman, dalam perjalanannya Moyo Ariana sempat mencatat prestasi membanggakan ketika lagunya “Dagang Jamu” mendapatkan penghargaan Gita DenPost Award 2002 untuk kategori lagu kocak (banyolan) terbaik. *adn