Lagu Bali Berkumandang dari Los Angeles

Bali1

Bali5, grup band lagu pop Bali yang berbasis di Los Angeles, Amerika

LAGU pop Bali kembali berkumandang dari luar negeri. Adalah grup Bali5 yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat, baru saja merampungkan single terbaru mereka, “Tresna Selantang Tuwuh” (cinta seumur hidup). Bahkan video klip nya juga sudah bisa disaksikan melalui youtube.

Kepada balimusic.com, Wayan Sam sebagai leader grup ini menuturkan, lagu “Tresna Selantang Tuwuh” terinspirasi dari dua bule dari Amerika yang sangat menyukai budaya dan orang-orang Bali. “Pada  intinya lagu ini menceritakan dua anak manusia yang saling setia dan selalu bersama hingga tua,” jelas Wayan Sam yang merekam lagu tersebut di studio musik Parah Studio, Tennesse.

Butuh waktu sekitar 3 bulan bagi Wayan Sam untuk merampungkan proses rekaman, hingga mastering yang dilakukan di Bali oleh seorang rekannya, Arie Winatha. Satu kebetulan pula, Wayan Sam mendapat dukungan bersama pasangan warga Amerika yang sudah begitu jatuh cinta dengan Bali, Meme Jegeg dan Aji Bagus, yang kemudian menjadi model video klip “Tresna Selantang Tuwuh”.

“Walaupun tinggal di Florida, secara khusus mereka mau datang ke Tennesse untuk penggarapan video klip lagu ini,” ujar Wayan Sam sembari menerangkan, lagu ini sudah mulai di putar di stasiun radio di Buleleng dan Denpasar. Sembari mempersiapkan single kedua, ia juga berencana menayangkan “Tresna Selantang Tuwuh” di stasiun TV local di Bali.

Bali 5 bermula dari keinginan Wayan Sam, pekerja Amerika asal Bali yang memang gemar bermain musik. Malah sebelum hijrah ke Amerika tahun 2006, ia sudah aktif di dunia musik. Dimulai dari Piss Project Band pada tahun 1998 di mana ia menjadi vokalis sekaligus bassist. Grup ini sempat mengisi acara live music di sejumlah kafe, bar, dan hotel di Buleleng. Selain itu ia juga menjadi additional singer di Copock Band, dan additional player di Titik Balik dan Obenk Band.

Setelah berada di negeri orang dan berjuang mencari nafkah, Wayan Sam tidak meninggalkan ketertarikannya pada musik. Malah ia berusaha mencari kesempatan untuk menyalurkan kegemarannya yang satu ini. Hingga dalam sejumlah acara yang diselenggarakan warga asal Bali, ia berksempatan menunjukkan kemampuannya menyanyi dan bermain musik. Hingga di kalangan masyarakat Indonesia di Los Angeles, Wayan Sam makin dikenal.

Dari sinilah ia berkenalan dengan IGA Ratna Dewi yang kemudian mendukungnya dengan mensponsori alat musik dan studio. Kesempatan ini tidak disia-disiakan, Wayan Sam segera membentuk band bersama Budi (gitar), Made Roy (drum), Made Kusuma (bass), Ricky (additional gitar). Beberapa saat mereka bermain tanpa nama, hingga saat tampil di acara natal di Granada Hill di Los Angeles, seorang penonton asli Amwrika memberi ide untuk menamai band ini Bali5. Alasannya, band ini didukung 5 personel dari Bali. Hingga di tahun 2007, nama Bali5 mulai disandang Wayan Sam dan kawan-kawan.

Kerinduan akan kampung halaman, Bali, kemudian mereka tuangkan ke dalam lagu-lagu berbahasa Bali yang mereka garap sendiri. Hingga belasan lagu dirampungkan dan direkam, antara lain “Tresna Buta” “NgemaduanG tresna”, “Lek Ngucapang”, “Rare Bali” “Satya Palsu”, “Kene Keto”, “Kerana Tresna”, “Gita bali”, dam “Made Roy” (Playboy  Jail). Dalam perjalanannya, Bali5 tak bisa menghindari pergantian formasi. Wayan Sam berupaya mempertahankan grup ini, hingga untuk rekaman baru ia menggaet Tut Jaya (gitar), dan Ifan Judakarna (drum).

Hingga saat ini, Wayan Sam baik sendiri masih kerap  mengisi acara musik di beberapa tempat di Los Angeles. “Tiap minggu saya main di bar di sini untuk menambah pengalaman,” tandasnya. *adn