Bangkit Lagi, Hydra Bawa “Evolusi 1”

Hydra. dari kiri ke kanan: Gung Wah

GRUP musik Hydra menuntaskan hasrat mereka untuk merilis rekaman baru berupa mini album. Ini sekaligus menandai reuni, kebangkitan setelah 20 tahun lebih awal pemunculan mereka di belantika musik Tanah Air.

Seluruh personel yang telah berpencar dengan kesibukan masing-masing meluangkan waktu selama seminggu penuh untuk mempersiapkan penampilan khusus sekaligus peluncuran mini album di Hard Rock Café, Kuta, 9 Oktober lalu.

“Ini momen yang cuma terjadi sekali. Kami sengaja memilih lokasi peluncuran di Hard Rock Café, mengingat sejarah pemunculan Hydra dulu,” kata Gung Wah Kertiyasa, keyboardist Hydra.

Mini album yang diberi judul “Evolusi 1” memuat lima lagu, yakni “Sendiri”, “Adalah Kamu”, “Berbeda Tanpa Cintamu”, “Cinta Abadi”, dan “Warna Hari”. Satu lagu “Berbeda Tanpa Cintamu” sempat diperkenalkan tahun lalu walau saat itu direkam secara simultan jarak jauh karena kondisi.

“Selama 20 tahun ini ngga ada jejak digital, akhirnya kami bisa rekaman dan mengabadikan karya-karya kami secara digital. Kalau untuk volume 1 ada 5 lagu lama yang kami rekam ulang, nanti volume 2 yang akan dirilis tahun depan akan memuat lagu-lagu baru setelah perjalanan masing-masing personel selama 20 tahun ini,” jelas Wis, sang gitaris.

Dikatakan, untuk dapat mewujudkan projek reuni ini, tak banyak kendala yang berarti. Kecuali satu hal, Taofiq sang vokalis yang kini tinggal di Jogjakarta. Jadilah untuk merampungkan live recording, suting video klip, sekaligus sesi foto dan latihan pementasan, secara khusus Taofiq meluangkan waktu selama seminggu berada di Bali.

Nama Hydra muncul di kancah band indie Bali sejak tahun 1999 dan kerap unjuk kebolehan melalui berbagai ajang kompetisi. Hydra yang didukung formasi Taofiq (voka), Wis (gitar), Zio (bass), Gung Wah (keyboard), dan Denny (drum) juga turut mengisi rekaman nasional album Indie Ten 2 produksi Sony Music Indonesia di tahun 2001 dengan membawakan lagu “Desir Jiwa”.

Selepas itu, sejak 2003 Hydra mengalami hibernasi. Personelnya mulai berpencar. Denny Surya bergabung dengan Lolot, Wis membentuk The Hydrant, Taofiq sempat membentuk Nol band sebelum kembali ke Jakarta, dan Zio bergabung dengan Dialog Dini Hari. Setelah 17 tahun berpisah, Mei 2020 lalu terbersit ide untuk berkarya lagi. Hasilnya, menjelang akhir tahun ini mini album “Evolusi 1” bisa dirilis melalui berbagai kanal musik digital. (231)

Konser khusus Hydra peluncuran mini album “Evolusi 1”, Sabtu (9/10)

About the author