Modjorido Rilis Album Perdana Sekaligus Konser

Modjorido

SETELAH beberapa kali merilis single, grup musik dari Bali, Modjorido, akhirnya mengeluarkan album perdana dengan judul namanya sendiri, “Modjorido”. Sebagai penanda rilis sekaligus perkenalan ke publik, mereka akan menggelar konser di Hard Rock Café, Kuta, 1 Oktober ini.

Dadang Pranoto dari Pohon Tua Creatorium yang menaungi band ini mengatakan tak ada makna khusus atau dikaitkan dengan momentum lain soal pilihan waktu launching. Ia hanya berpikir album ini memang sudah waktunya untuk dikeluarkan, tak bisa ditunda-tunda lagi. Karena semua pihak sudah siap, jadi tak masalah.

“Yang jelas waktunya kan tanggal muda, jadi pas bisa nonton sekalian beli CD nya,” seloroh Dadang kepada awak media di Denpasar, Rabu (29/9).

Dikatakan, album “Modjorido” memang direncanakan rilis dalam fisik rekaman berupa audio CD, selain nantinya tentu juga akan dirilis melalui berbagai platform musik digital. Ada 9 lagu yang ditampilkan di album  yang direkam di Stonedeaf Studio kepunyaan Gun yang juga bertindak sebagai sound engineer ini. Tujuh lagu merupakan lagu baru yang pernah dirilis sebelumnya, yakni Fight, Hoodoo Man, Angel Devil, Change, Taboo, Brown Hat, I Shark U, Mantra, dan dua lagu yang sudah dirilis sebelumnya sebagai single, yakni Revolt dan Change.

Menurut Rico, vokalis sekaligus pemetik gitar, proses penggarapan album perdana Modjorido berlangsung selama setahun lebih. Sesungguhnya rekaman di studio tak lebih dari sebulan, yang memakan waktu cukup lama justru penyamaan persepsi dan mematangkan konsep masing-masing lagu.

Mengenai konsep dan jenis musik yang dimainkan, Rico didampingi Moris (drum), dan Momo (gitar) kompak menyebut kalau mereka memainkan rock n’roll. Namun tak berarti mereka menutup diri dari musik lain atau takkan memainkan warna musik lain nantinya.

“Musik itu sangat luas, kita terus belajar dan berkembang. Jadi nanti semua mengalir sajalah,” kata Rico.

Meskipun nama Mojorido terbilang baru di belantika musik di Bali, namun para anggotanya yang cukup veteran di lingkungan musik bar di Bali. Saat ini mereka didukung formasi Momo (gitar), Doni Sura (bass), Rico Mahesi (vokal, gitar), Moris (drum). Mereka mengawali perkenalan dengan single “Silence” (Mei 2020), disusul Roller Coaster” (Juli 2020), “Revolt” (November 2020), dan terakhir “Change” yang dirilis bulan lalu dalam format video lirik. (231)

Modjorido

About the author