Cerita Irene Tentang Perasaan Wanita yang Tak Terbalas

Irene Visitra

SEJAK lama setelah Trio Kirani tak menyanyi dan rekaman bersama, nama Irene seperti menghilang dari belantika musik pop Bali. Tetiba saja ia muncul lagi lewat satu lagu berjudul “Bagia Tanpa Beli”. Di lagu ini ia menceritakan tentang perasaan wanita yang tak terbalas.

“Iya, ini ceritanya tentang seorang wanita yang perasaannya tak terbalas. Di mana pria yang ia sukai ini seolah memberikan harapan, tetapi tidak pernah ada kepastian. Wanita itu menunggu terus tanpa kepastian, sampai pada akhirnya dia tidak tahan untuk menunggu lagi, dan memutuskan untuk melupakan perasaannya pada pria itu,” papar Irene.

Ketika ditanya apakah ide lagunya berdasarkan pengalaman pribadi, penyanyi kelahiran 20 Mei 1991 ini hanya tersenyum. Yang jelas dengan “Bagia Tanpa Beli”, Irene ingin mengabarkan kalau ia masih tetap dekat dengan lagu pop Bali.

“Saya memutuskan untuk kembali merilis rekaman solo lagu berbahasa Bali karena kangen menyapa penggemar lagu pop Bali melalui karya. Apalagi banyak juga yang sering menanyakan kapan saya akan rilis lagu Bali lagi,” cerita Irene kepada mybalimusic.com, Rabu (15/9).

Karena memang hobi bermusik dan menciptakan lagu, tak sulit bagi Irene untuk mewujudkan keinginannya itu. Ia mempunyai cukup banyak lagu ciptaan sendiri yang belum direkam dan dirilis. Ia pun terdorong untuk merilis lagu-lagu ciptaannya itu, diawali dengan “Bagia Tanpa Beli” sebagai debut single di tahun ini.

Untuk merampungkan rekaman ini, Irene didukung Reno Joshua sebagai penata rekaman sekaligus menggarap aransemen musik. Setelah mulai muncul di kanal Youtube, lagu “Bagia Tanpa Beli” dan mengudara di sejumlah radio di Bali, lagu ini segera dirilis melalui platform musik digital. Sementara rekannya seperti Putri Bulan sekian lama masih cukup aktif menyanyi, Irene baru “berkabar” lagi pertengahan bulan ini.

Di antara personel Trio Kirani, Irene adalah yang paling bungsu dibandingkan dengan Gek Tik dan Putri Bulan. Terlahir dari keluara seni, sejak kecil ia sudah tak asing dengan musik. Apalagi sang ayah adalah seorang entertainer, penyanyi juga musisi yang kerap mengisi acara di berbagai tempat di Bali.

Wanita bernama lengkap Irene Indah Visitra ini memang tidak langsung mengawali kiprahnya dengan merekam lagu pop Bali. Sejak SMP aktif menyanyi, ia lebih fasih membawakan lagu Top 40 berbahsa Indonesia atau Inggris. Menjadi tantangan baginya ketika diajak bergabung dengan Trio Kirani untuk rekaman lagu berbahasa Bali. Meski awalnya agak sulit, ia berusaha untuk berproses hingga tidak canggung lagi ketika harus tampil menyanyikan lagi pop berbahasa Bali. (231)

About the author