Putri Bulan Ungkap Soal Garis Tangan

Putri Bulan

DI antara jajaran penyanyi lagu pop Bali yang produktif rekaman dalam dua tahu terakhir, bisa dipastikan nama Putri Bulan termasuk di dalamnya. Tak hanya merilis rekaman sendiri, ia juga kerap diajak rekaman duet bersama penyanyi senior lain.

Belum lama melepas “Galang Kangin” bersama Yan Srikandi, Putri Bulan sudah mengeluarkan amunisi baru. Satu lagu baru berjudul “Garis Lima” mulai diperkenalkan kepada penggemarnya akhir pekan ini.

Seperti judulnya, lagu ini menceritakan bahwa semua orang sudah ada jalan hidupnya masing-masing sesuai garis tangan yang dimiliki. “Ya walaupun sudah garis lima, tapi harus tetap berusaha. Tak ada salahnya berusaha jarena dengan berusaha kemungkinan akan ada perubahan rejeki yang lebih baik. Apalagi kalau dilakukan bersama-sama dalam sebuah keluarga,” jelas Putri Bulan kepada mybalimusic.com.

Lewat lagu yang diciptakannya sendiri ini, Putri Bulan ingin berbagi untuk mereka yang sudah berkeluarga. Di tengah kondisi pandemi seperti sekarang, memang kondisi masih sangat sulit, tapi jangan menyerah, harus bisa bekerja lebih keras lagi. Rezeki akan datang sesuai seberapa keras kita berusaha.

Untuk menyelesaikan rekaman “Garis Lima”, Putri Bulan didukung penata rekaman Ngurah Adi. Penggarapan video musik, untuk ke sekian kalinya ia bekerja sama dengan videographer Andy Duarsa.

 “Ada bagian lirik ganteng dogen tusing cukup, yen angin nyalanin hidup makluarga. Sebenarnya saya tidak bermaksud menitik beratkan ke fisik, tp hanya sebuah ungkapan kalau dalam berkeluarga harus ada usaha lebih, agar bisa menjalani bahtera rumah tangga agar jangan sampai makenta atau kesusahan,” jelas ini penyanyi yang juga dikenal sebagai personel Trio Kirani ini.

Putri Bulan mulai mengawali karier di lagu pop Bali dengan menyanyikan lagu “Taman Kota”. Berikutnya, wanita kelahrian 22 September 1988 ini digaet produser Ketut Asmara dari Januadi Record untuk bergabung dengan Irene dan Gek Triana di Trio Kirani. Trio yang terbentuk 2007 ini sempat meramaikan kancah musik pop Bali dengan album “Galak”, “Ratu Sejagat”, serta album kompilasi “Kode Alam”, “Layah Tanpa Tulang” dan terakhir “OMG” di tahun 2015.

Setelah vakum beberapa saat, di tahun 2018 Putri Bulan muncul merilis lagu baru “Aku Punya Kamu” disusul “Sing Sanggup” hingga “Kanti Umur Ngantiang” yang menjadi hits. Selain menyanyi sendiri, Putri Bulan juga sempat duet dengan Tison di lagu “Pasal 335” dan “Ngopling”. Selain itu ia juga digaet Rainnuka untuk lagu “LDR” dan terakhir “Galang Kangin” bersama Yan Srikandi. (231)

About the author