Coba Media Digital, The Mantapz Diminati “Follower”

The Mantapz, dari kiri ke kanan: Jesi, Gobed, dan Dis Gasruck

KETIKA pandemi Covid-19 membuat panggung musik menjadi sepi, sebagian musisi mencoba banting stir, melakoni pekerjaan lain, sebagian mencoba memanfaatkan media digital untuk berkreasi. Salah satunya grup band The Mantapz. Beralih ke media digital, siapa sangka mereka diminati follower. Alhasil, mereka pun semangat untuk berkarya dan merilis single perdana yang berjudul “We’re Going Nowhere”.

Menurut, setelah setahun lebih pandemi tak kunjung mereda, personel The Mantapz mencoba melirik media digital khususnya instagram. Lewat media inilah, mereka bermain musik dan menghibur orang.

“Di luar dugaan, ternyata respon oleh netizen sangat baik. Sebanyak 3.000 follower pertama kami dapat secara natural, asli, dalam waktu tak sampai sebulan. Sekarang memasuki bulan ketiga, follower sudah mencapai 5.000. Sebagian besar, sekira 70-80 persen follower berasal dari luar negeri,” jelas Gobed, drummer The Mantapz.

Capaian itu, didapan The Mantapz pada awalnya hanya dengan memainkan lagu-lagu milik orang lain atau cover song. Tujuan awalnya untuk menghibur teman-teman di Instagram. Tak elok jika hanya membawakan lagu orang, The Mantapz pun melemparkan pertanyaan kepada netizen, bagaimana kalau mereka memainkan lagu sendiri atau lagu orisinial.

“Ternyata banyak yang merespon dengan baik. Karena itu kami segera merilis single pertama sebagai usaha untuk memberikan hiburan terbaik bagi teman-teman. Selain di Instagram, karya juga kami luncurkan melalui kanal Youtube,” jelas Gobed.

The mantapz terbentuk Agustus 2017 sebagai band “ngamen” yang main di beberapa tempat hiburan di Bali. Saat itu panggung pertunjukan masih sangat banyak tersedia untuk para musisi. Ada kalanya beberapa hotel atau kafe ganya menginginkan menginginkan musik minimalis atau band dengan dua atau tiga personel saja.

Saat itulah Gobed seorang drummer mendapat tawaran main dari salah satu hotel. Ia pun kemudian menghubungi beberapa teman yang kebetulan punya waktu luang pada hari yang diminta pihak hotel. Maka bergabunglah Jesi yang mengisi vokal dan gitar, diikuti Diz Gasruck yang juga memainkan gitar.

Sejak itu The Mantapz mengisi job reguler di hotel selama dua tahun lebih, hingga akhirnya terpaksa dihentikan saat Covid-18 mulai mewabah. “Ya intinya wabah yang datang tidak memutuskan semangat kami, personel The Mantapz, untuk tetap mencoba menghibur orang lain,” demikian Gobed. (231)

The Mantapz dalam video musik “We’re Going Nowhere”

About the author