“Sore Ini”, Gung Mas Pemayun Jajal Lagu Berbahasa Indonesia

Gung Mas Pemayun

SETELAH belasan kali merekam lagu dengan lirik berbahasa Bali, penyanyi remaja Gung Mas Pemayun akhirnya menjajal lagu berbahasa Indonesia. Bertepatan di hari ulang tahunnya ke-14, Sabtu (10/7) ia merilis single terbaru berjudul “Sore Ini”. Satu lagu pop tentang seorang remaja putri yang mulai suka kepada teman pria, dan berharap teman itu mengerti perasaannya.

Sesungguhnya ini bukan kali pertama ABG yang biasa disapa Gung Mas ini menyanyikan lagu berbahasa Indonesia. Sebelumnya beberapa kali ia sempat merekam cover song lagu pop Indonesia. Namun untuk lagu orisinil sendiri, ia baru merasa sreg dan ingin mencoba kali ini. Gegara terbiasa menyanyikan lagu pop Bali, Gung Mas mengaku sempat sedikit kesulitan saat rekaman.

“Terutama untuk menghilangkan cengkok Bali, karena saya sendiri merasa logat Balinya masih sangat kental,” kata Gung Mas saat ramah tamah dengan wartawan di Jambe Boga Sari, Batubulan.

Pengakuan tersebut dibenarkan Pujaniya Metta yang menjadi pengarah vokal, juga oleh Joshua Stevie Silaa sebagai arranger dan penata rekaman. Menurut Joshua, dari lima jam proses take vocal, sekira dua jam dihabiskan untuk mendapatkan bagian verse yang pas. Hasil akhirnya, Gung Mas dinilai dapat membawakan karya cipta Andy Duarsa ini dengan baik.

Di sisi lain Gung Mas mengelak dikatakan sudah jenuh atau bosan menyanyikan lagu berbahasa Bali, sehingga mencoba beralih ke lagu pop berbahasa Indonesia. “Saya juga akan tetap menyanyikan lagu berbahasa Bali. Bahkan ada satu rekaman lagu berbahasa Bali yang sudah rampung, yang akan dirilis dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Munculnya rekaman “Sore Ini”, menurut Gung Mas didampingi sang ibu yang juga menjadi produser, Agung Widiantari, tak lepas dari permintaan teman-teman. Saat Gung Mas mengikuti ajang Putri Cilik Indonesia. Banyak teman-teman peserta dari berbagai daerah yang mengetahui dan memuji bakatnya menyanyi. Hanya mereka mengaku kesulitan memahami makna lagu karena menggunakan lirik berbahasa Indonesia. Satu kebetulan pula, Andy Duarsa menyodorkan satu lagu yang dirasa cocok dengan umur juga karakter vokal Gung Mas.

“Sebetulnya lagu ini sudah ada sejak lama. Bahkan sempat dicoba untuk dibawakan penyanyi lain, tapi rasanya kurang pas. Setelah bertemu Gung Mas dan mendengarkan vokalnya, rasanya Sore Ini cocok untuknya,” jelas Andy Duarsa yang sekaligus menangani pembuatan video klip.

Ini kali ketiga Gung Mas bekerjasama dengan Andy Duarsa, setelah video klip “Ibu” dan “Timpal Biasa”. Soal pilihan videographer yang berbeda-beda selama ini, menurut Agung Widiantari Jambe, semata untuk memberikan variasi dan pengalaman berbeda bagi Gung Mas.

“Jadi Gung Mas punya banyak videografer diajak bekerjasama, seperti Yasa Sega, Dodik, Yong Sagita, Mudana Trisan, Rafly J. Flames, dan Andy Duarsa. Ini memberi kesempatan bekerjasama dengan lebih banyak pihak juga jadinya,” demikian Agung Widiantari.

Gung Mas yang bernama lengkap Dewa A.A. Istri Mas Widia Pradnyasuari Pemayun termasuk penyanyi pop Bali remaja yang aktif merilis karya baik berupa album maupun single. Namanya mulai muncul saat merilis album pertama“Ngrastitiang Bali” tahun 2018. Disusul album kedua “Karma” November 2020. Selain itu ia juga turut mendukung album APBD 2019 dan Bali Kumara Gen #7. Akhir 2020 ia merilis lagu khusus berjudul “Ibu”, disusul “Timpal Biasa” Februari lalu.

Selain menyanyi, putri sulung dari pasangan Dw. Ag. Bagus Eka Pemayun, S.E. dan Dw. A. Widiantari, S.Pd. ini juga seorang penari. Di sekolahnya SMPN 1 Gianyar, Gung Mas aktif kegiatan OSIS dan kegiatan sosial lainnya. Terakhir, ia ambil bagian di ajang Putri Cilik Indonesia dan masuk grand final, serta turut berkompetisi di Bintang Pop Bali Cilik TVRI. (231)

Gung Mas Pemayun dalam video klip “Sore Ini”

About the author