“Manusia Terhebat” dari Palanxosonk untuk Orang Terkasih

Palanxosonk

GRUP musik Palanxosonk (baca: palang kosong) merilis satu karya baru berjudul “Manusias Terhebat”. Ini menjadi lagu ke-5 dari grup yang menyebut diri sebagai band pop-rap unplugged ini. Sembari mempersiapkan video klip, lagu ini sudah mulai dirilis di sejumlah platform musik digital juga media sosial.

Menurut Agix Lojor, ide lagu “Manusia Terhebat” terinspirasi dari teman-teman di Yayasan Cahaya Mutiara, Ubud dan rekan-rekan lainnya. “Kami melihat bagaimana dengan segala keterbatasan mereka bisa menjalani hidup dengan sekuat tenaga. Mereka adalah manusia-manusia hebat. Jadi terbersit harapan, kita semua bisa menjadi manusia terhebat, terutama untuk orang-orang yang kita kasihi,” jelas Agix.

Setelah merilis “Manusia Terhebat”, Palanxosonk langsung mempersiapkan materi lagu selanjutnya untuk menuntaskan rencana memiliki 7-8 lagu yang akan menjadi materi album pertama. Untuk itu pula, grup ini akan berkolaborasi dengan beberapa musisi Bali terbaik di pulau Bali.

Sejak dibentuk 2018, Palaxosonk cukup banyak mendapat perhatian dari penikmat musik terutama di Bali dengan sejumlah pementasan mereka beberapa kabupaten. Selama ini mereka konsisten mengangkat isu lingkungan dan sosial ke dalam lagu-lagunya. menjadi tema yang konsisten dalam musik Palanxosonk.

Didukung personel dengan berbagai macam latar belakang pengalaman dan jenis musik, menjadikan Palanxosonk punya karakter dan ciri tersendiri baik dari lirik lagu berbahasa Bali maupun genre musik yang dibawakan. Namun demikian Palanxosok tak memungkiri banyak dipengaruhi oleh rap dan pop-punk alternatif 90-an dari nama-nama seperti Cypress Hill, House of Pain, juga Sosial Distortion. Musik Palanxosonk mengambil ketukan rock alternatif yang tetapi dikombinasikan dengan banyak genre suara lainnya, seperti hip hop, R n B, dan rock progresif dengan sentuhan nada bass upbeat-funk.

Formasi lengkap Palanxosonk saat ini, Agix (vokal, gitar), Lembo sebagai (rap), Yuddie sebagai (keyboard), Arya sebagai (bass), dan Bayu (drum). Soal nama grup, Palanxkosonk terinspirasi dari jenis kartu dalam permainan kartu domino, yakni sebentuk garis di antara dua ruang kosong. (231)

About the author