Lagu Pop Bali ala Server

Server2

Server, satu lagu grup band yang membawakan lagu pop Bali

MENDENGAR kata server, secara umum yang terbayang tak jauh dari urusan computer. Namun server yang satu ini tidak berhubungan dengan computer, malah berhubungan dengan lagu pop Bali.

Ya, perkembangan musik pop Bali telah memunculkan sekian banyak pendatang baru dalam beberapa tahun terakhir ini. Walau tak banyak yang “jualan” kaset atau CD, namun bukan berarti mereka tak berhenti berkarya. Merilis single, lalu membuat video klip untuk memperkenalkan keberadan mereka, itulah yang dilakukan. Termasuk oleh Server.

Sesungguhnya grup ini sudah mulai dicetusksn 9 September 2009 lalu. Selama empat tahun menyalurkan kegemaran dan bakat di bidang musik, mereka sudah menghasilkan beberapa lagu seperti “Harapan Palsu”, “Sing Pasti”, dan “Ulian Agama”. Dengan Lagu yang menurut personelnya sangat sederhana dan skill yang seadanya, Server mencoba turut melakukan gerakan agar generasi muda Bali lebih mencintai budaya sendiri dalam hal ini lagu berbahasa Bali.

“Kami terus optimis menyanyikan lagu berbahasa Bali. Mungkin sekarang sudah banyak anak-anak muda Bali suka mendengarkan lagu berbahasa Bali, karena genre musik apapun cocok jika dibuatkan lirik dengan bahasa Bali,” terang Rajun, gitaris grup ini.

Server didukung Memble (vocal, bass), Yuka (gitar melodi), Rajun (gutar ritem) dan Coco (drum). Menariknya, mereka berasal dari daerah yang berbeda-beda. Memble berasal dari Denpasar, Yuka dari Negara, Rajun dari Karangasem, dan Coco dari Buleleng. Pertemuan mereka berawal saat sama-sama satu sekolah di Denpasar. Pertemuan empat anak muda dari berbagai daerah yang berbeda inilah menginspirasi nama Server, yang dalam bidang komputer bisa dimaknakan sebagai pusat data, pusat dari segalanya.

“Walaupun berasal dari daerah yang berbeda-beda, dengan musik kami buktikan kalau kami bisa menyatukan ide, walau memang sulit pada awalnya,” demikian Rajun. *123