“Lockdown Love”, Lagu Menarik dari Balawan

Balawan dalam video musik “Lockdown Love”

BALAWAN merilis satu lagu baru. Bukan instrumental, tetapi lagu penuh yang ia nyanyikan sendiri. Judulnya, “Lockdown Love”. Ada cerita menarik mengiringi proses penggarapan single ini. Balawan pun mengaku, lagu ini tercipta tak lepas dari dorongan Mustikara, sang istri yang penari juga penyanyi.

“Istri saya bilang, bikin dong lagu yang tidak serius melulu. Buat lagu yang easy listening,” ujar Balawan di sela-sela peluncuran “Lockdown Love” di Kebon Vintage Cars, Sabtu (10/10).

Bagi Balawan sendiri, bukan hal yang aneh atau sesuatu yang sulit untuk sesekali beralih dari karya musik yang terkesan serius dan njlimet ke lagu yang catchy, bernuansa kekinian, bahkan enak juga dijadikan musik untuk tik tok.

“Ibaratnya kalau orang mau naik mobil kan tidak langsung ngebut, pelan-pelan dulu. Nah, jika saya sudah bisa membuat musik yang dibilang rumit, artinya tak masalah untuk membuat karya yang ringan dan mudah didengarkan,” kilahnya.

Meskipun memakai judul lockdown, lagu yang digarap musisi asal Batuan, Sukawati, Gianyar ini tidak berbicara soal pencegahan Covid-19. Ide lagu, menurut Balawan setelah melihat situasi pandemi, tidak bisa kemana-mana, hanya beraktivitas dari rumah, ada keinginan misalnya seseorang kan datang mengetuk pintu rumah. Seseorang yang didambakan, pujaan hati yang akan mengunci hati, mengunci cinta untuk saling setia. Bersama-sama ada harapan dapat melewati semua masalah.

“Lagu ini menyampaikan pesan kepada setiap pasangan agar me-lockdown cinta mereka sehingga tidak pindah ke lain hati,” kata Balawan.

Di lagu ini pula, Balawan membuat perpaduan seruling dangdut, kendang Sunda dan kecak Bali serta disco house yang atraktif. Untuk penggarapan musik, ia tak hanya melibatkan teman musisi dari Batuan Ethnic Fusion, namun juga “nodong” permainan biola dari Yadnesh M Raikar  (India), seruling bambu dari Jaeko Siena, tiupan harmonika Rei Yamashita, dan iringan vokal latar dari sang istri, Mustikara.

Untuk proses rekaman juga pembuatan video musik, Balawan juga melibatkan begitu banyak rekan di dalam dan luar negeri, dari kalangan masyarakat biasa, musisi, seniman, kartunis, hingga dokter. Di antaranya ada Ayu Laksmi, Ade Rai, Ariani Willem, Popo Danes, Jango Paramartha, Made Sumadiasa,  juga dr. Sahadewa. Semuanya “ditantang” Balawan untuk turun berperan, lip sync beberapa detik sembari  berjoget atau menari.

“Saya kirimkan lagunya lewat WA, lalu minta teman-teman merekam video secara selfie sembari lip sync dan beraktivitas. Lalu videonya digabung dan diedt, suaranya saya ekstrak untuk kemudian diolah lagi,” jelas Balawan, yang mengolah dan merampungkan proses rekaman “Lockdown Love” di Teba Studio, Batuan.

Hasilnya, rekaman video beraneka ragam dari sejumlah kota di Indonesia termasuk luar negeri seperti India, Belgia, dan Amerika itu menjadi “kolase” yang unik, apa yang disebut Balawan sebagai world collaboration. Bahkan sebagai kelanjutan lagu yang mudah diingat dan diikuti itu, ia juga membuat tantangan tik tok dengan iringan lagu “Lockdown Love” melalui media sosial. (231)

Peluncuran single “Lockdown Love”, Sabtu (10/10)

About the author