“Garuda Patriot”, Lagu Nasionalis ala Punklenk Head

Punklunk Head: Thomps, Made Bawa, dan Octav

APA jadinya bila sejumlah musisi andal yang dikenal dengan kelompoknya masing-masing bertemu dan menggagas satu projek idealis? Tak perlu banyak komentar, bisa simak langsung “Garuda Patriot”, single yang dipersembahkan satu kumpulan yang menamakan dirinya Pungklenk  Head.

Di balik nama ini, ada Octav Sicilia (Antrabez) sebagai pencetus ide yang memainkan bass, bersama Made Bawa (Lolot) di gitar, dan Thomps Gallagher yang memainkan drum. Lalu siapa vokalisnya? Ada additional Bobbt (SID). Kerjasama mereka sudah diperkenalkan ke publik bertepatan saat peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia lalu.

Kepada mybalimusic.com mengatakan ini kali pertama mereka bekerjasama, berkolaborasi untuk satu karya. Walau dalam kesehariannya semuanya berteman sudah sejak lama, bahkan sebelum Made Bawa populer bersama Lolot, juga saat Bobby masih bersama Croto Chip, belum angkat nama bersama Superman Is Dead. Begitu pun lagu “Garuda Patriot” ternyata sudah ada dan tercipta bertahun-tahun silam, muncul spontan dari bincang-bincang Octav dan Made Bawa. Namun entah kenapa, karena satu dan lain hal, projek ini terkubur cukup lama, lewat begitu saja.

Hingga belakangan ini tetiba Made Bawa mengingatkan Octav akan Garuda Patriot dan mengajaknya untuk mewujudkan rekaman ini. “Jadi kami ulang semua dari penggarapan musik juga penulisan liriknya. Kebetulan sekarang Lolot sudah punya studio sendiri, jadi proses lebih mudah. Lalu kami juga mengajak Thomps bergabung. Nah setelah musik kelar, muncul ide mangajak Bobby untuk turut mengisi vokal. Kami sepakat untuk minta bantuan Bobby, yang sangat antusias dan langsung setuju,” cerita Octav.

Ditambahkan, untuk Punklenk Head, posisi Bobby masih sebagai additional saja. Ini juga untuk menghindari ada kesan tak nyaman bersama personel SID lainnya. Soal lagu Garuda Patriot, Octav mengaku agak sedikit terusik dengan adanya segelintir kalangan yang ingin menggoyahkan Pancasila. Dalam pandangannya, Pancasila dengan Garuda itu adalah simbol negara yang harus kita jaga.

“Ayolah kita sadar, nenek moyang kita telah berjuang keras untuk membebaskan negara ini dari penjajah. Inilah yang membuat saya terpanggil untuk menciptakan lagu ini,” kata Octav.

Di sisi lain Bobby mengaku sedang dapat berpartisipasi dalam single Garuda Patriot. Terlebih lagu tersebut memberikan pesan positif pada para pendengarnya, bahwa Indonesia harus bangkit. “Saat pertama kali mendengar lagunya, saya merasa cocok. Ini tentang nasional. Bahwa kita harus bangkit,” kata Bobby.

Made Bawa alias Lolot menambahkan, sebagai anak bangsa, ia melihat di masyarakat sekarang banyak yang melupakan nilai-nilai kebangsaan dan butir-butir  yang terkandung pada Pancasila.

“Saya juga melihat pada perkembangan musik sudah sangat sedikit yang membuat lagu yang menyuarakan tentang nasionalisme dan kritik sosial seperti lagu-lagu pendahulu kita,” ujarnya.

Bagi seluruh pendukung Punklenk Head, projek seperti Garuda Patriot ini takkan mengganggu band masing-masing karena karakternya jelas berbeda. Begitu pun menurut Made Bawa, wana musiknya dibuat dengan tata suara orisinal ala era 80-an.

“Yang saya rasaka paling berbeda dari projek ini, semua lagu nantinya akan digarap khusus dengan lirik berbahasa Indonesia,” demikain Made Bawa, yang memang sebelum ini lebih dikenal sebagai vokalis band rockl alternatif dengan lagu berbahasa Bali.

Soal nama grup, Octav mengatakan awalnya bingung mau memberi nama apa. Hingga Made Bawa secara spontan menyebut Punklenk Head, di mana head maksudnya adalah kepala atau pemimpin, dan punklenk dibaca pangling. “Lha, pemimpinnnya saja pangling, bingung, bagaimana rakyat?” seloroh Octav sembari tertawa . (231)

Bobby di video musik “Garuda Patriot”

About the author