Grup Musik Antibodi “Mabuk Atribut”

Grup musik Antibodi

GRUP musik, band indie dari Bali, Antibodi, menepati janjinya. Saat merilis single Nada Karsa bulan lalu, sang vokalis, Joe mengatakan mereka akan berupaya konsisten merilis satu lagu tiap bulan, sebagai rangkaian sebelum rilis album penuh nanti. Dan, di pengujung Juli ini, mereka merilis single baru berjudul “Mabuk Atribut”.

“Mabuk Atribut” adalah sebuah lagu mengenai keprihatinan dan pandangan personel Antibodi secara objektif terhadap banyak orang atau kelompok oknum yang menggunakan agama atau religi sebagai kedok entah demi kepentingan politik dan golongan, atau sekadar kumpulan manusia sok suci yang bertingkah munafik.

“Selain unsur punk, di lagu ini ini Antibodi menyisipkan sedikit nuansa ska dalam aransemen musiknya,” kata Joe.

Untuk memperkuat lagunya kali ini, Antibodi berkolaborasi dengan Copok, musisi yang cukup dikenal di skena musik punk Bali, khususnya sebagai gitaris grup The Bullhead.

“Sebagaimana direncanakan, rilis Mabuk Atribut merupakan salah satu dari rangkaian single yang akan dirilis tiap bulan menuju rilis album penuh kami tahun 2021 nanti,” jelas Joe.

Antibodi dibentuk 11 Juni 2014 di Denpasar dengan personel Joe Karsa (vokal, gitar), Ciko Inside (bass, vokal), dan Agus Fore (drum). Sejak awal pemunculannya, mereka sudah langsung memutuskan untuk memainkan lagu-lagu sendiri. Namun karena satu dan lain hal, tak terlalu lama mereka vakum dari aktivitas bermusik. Hingga 2019 “mendadak” muncul lagi dengan merilis mini album “Songs For The Disorder” yang tertunda selama tiga tahun. Baru sadar kalau ada banyak materi lagu baru yang diciptakan Joe belum tergarap, Antibodi pun memilih 11 lagu dan satu intro yang akhirnya ditulis secara spontan bersama Ciko dan Fore untuk disepakati menjadi materi album penuh yang akan dirilis tahun depan. (231)

About the author