Chalie: Resah Berubah Jadi Berkah

Chalie Said

ADAKAH yang tak resah gegara pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut? Kalangan musisi yang biasa mendapat rejeki dari “ngamen” juga merasa resah, tak terkecuali Chalie Said. Tapi siapa sangka, keresahannya justru berubah jadi berkah.

Di bawah bendera Antida Music Production, Chalie baru saja merilis satu single berjudul “Resah” di sejumlah toko musik digital. Jadi menarik dan istimewa, karena sebelumnya Chalie lebih banyak dikenal sebagai pemusik, khususnya pemain gitar, belum pernah menyanyi sendiri. Menurutnya, semua terjadi tanpa direncanakan sebelumnya, spontan saja.

“Pada saat berada di titik ter-resa” akibat pandemi Covid-19, suatu malam saya ada ide untuk membuat lirik lahi. Di waktu yang sama saya ambil dan mainkan gitar akustik, akhirnya jadilah lagu Resah.  Niat awal untuk dijadiin koleksi pribadi saja,” jelas Chalie kepada mybalimusic.com di Denpasar, Kamis (4/6).

Ternyata setelah selesai rekaman, dengan bantuan dan dorongan dari teman-teman, malah tumbuh keberanian dan rasa percaya diri untuk merilis Resah secara profesional.  Saat ditanya apakah dari gitaris beralih sebagai vokalis hanya iseng mengisi waktu saja atau akan terus dilanjutkan, Chalie hanya tersenyum.

“Memang berawal dari iseng, tapi kayaknya bakal diseriusin,” ucapnya.

Jauh sejak belasan tahun lalu, Chalie sudah mengisi skena musik indie di Bali bersama grupnya, The Wheels. Berbeda warna musik dengan The Wheels yang nge-rock, untuk solo project -nya,  Chalie memilih untuk memainkan musik pop dengan nuansa ballad. Lewat lagunya ini ia mencoba mengungkapkan keluh kesah yang dirasakan sedemikian banyak lapisan masyarakat saat ini.

“Lewat lagu ini saya ingin menyampaikan kepada siapa saja yang merasakan keresahan yang sama di tengah situasi pandemi ini, kalian tidak sendiri. Kita perlu saling support, ketika kita merasa sedang susah jangan lupa masih banyak orang yang berkali-kali lipat lebih susah keadaannya dibandingkan kita,” tandasnya. (231)

About the author