Yong Sagita : Masak Oke, Musik juga Oke

yong2
Yong Sagita

MEMASAK itu pekerjaan yang menyenangkan dan mengasyikkan. Tidak percaya? Tanyalah Yong Sagita. Sejak dua tahun terakhir, penyanyi lagu pop Bali ini juga menggeluti bidang kuliner. Jika sebelumnya ia membanggakan olahannya mujair bumbu nyatnyat, sekarang ia malah sedang senangnya mengolah Chinese food seperti capcay, fuyunghai dan nasi goreng. Itu dilakukannya sejak warung Mr. Yong yang dikelolanya pindah dari salah satu kawasan di Renon ke daerah Sibang, Badung.

“Mujair bumbu nyatnyat tetap juga ada, tapi ada unggulan baru sekarang, nasi goreng. Saya belajar khusus dari teman yang mengelola restoran papan atas ternama di Denpasar,” cerita Yong kepada mybalimusic belum lama ini. Bukan hanya mengelola warung, jika malam hari Yong juga kerap turun tangan sendiri, memasak pesanan pembeli. Penyanyi berkumis tebal ini pun mengaku menikmati aktivitasnya ini tanpa perlu merasa malu atau berpikir kalau orang lain akan membicarakannya.

“Malah kadang saat saya lagi masak, tiba-tiba ada teman naik mobil atau motor melintas dan memanggil, saya cuek saja membalas sapaan mereka,” tambahnya.

Meskipun menjalankan usaha warung makan dengan label namanya sendiri, Mr. Yong, penyanyi juga musisi yang sudah hampir 30 tahun berkarya di lagu pop Bali ini tidaklah meninggalkan hobi lama yang sudah mengangkat namanya itu. Sesekali ia masih tampil menyanyi, walau dalam satu deade terakhir kesibukannya lebih banyak di belakang layar, mulai dari menggarap musik, mixing rekaman, hingga video shooting menggarap video klip. Dengan begitu baginya masak oke, musik juga oke.

Hingga saat ini, pria kelahiran Buleleng ini juga masih disegani penyanyi pop Bali generasi di bawahnya. Ia pun masih kerap dimintai pendapat atau masukan, baik dalam hal menggarap lagu, musik, hingga rekaman. Untuk yang satu ini, Yong mengaku selalu terbuka dan tak pelit berbagi ilmu, apapun ketrampilan yang bisa dilakukannya.

Sebelum populer sebagai salah satu penyanyi idola, Yong Sagita mengawali kiprahnya di rekaman lagu pop Bali dari Aneka Record dengan membentuk grup 2S (Sagita dan Sayub), yang sempat menghasilkan album “Madu teken Tuba” (1985). Dari judulnya bisa ditebak, ada keinginan mengekor sukses “Madu dan Racun” (Bill & Broad) yang tengah populer saat itu. Album pertama itu sempat memunculkan hits “Toris”. Setahun kemudian, Yong Sagita muncul di album “Ngipi Lucut”. Kelar dua album, Yong Sagita mencoba beralih ke ke Maharani Record.

Sempat mendapat penolakan, setelah beberapa bulan baru ia dipanggil untuk rekaman. Di sini, kiprahnya kian berkembang, dan popularitasnya makin menanjak. Muncullah sejumlah album dengan beragam hits mulai dari “Karmina”, “Aksi Luar Negeri”, “Ngiler Ngiler“, “Jaja Kakne”, hingga “30-11-91”. Yong Sagita juga dikenal dengan duetnya bersama Alit Adiari seperti di lagu “Raka Rai” serta “Lanang Wadon”. Memasuki tahun 2000-an, ia juga masih aktif mengeluarkan album rekaman seperti “Sotolpatbang” dan “Nenggel”. *231

About the author