Dialog Dini Hari Tunjukkan Garis Depan

Dialog Dini Hari

GRUP musik Dialog Dini Hari (DDH) rupanya sedang semangat berkarya, meski di tengah suasana pandemi virus Corona. Belum genap sebulan melepas single “Kulminasi II”, trio Dadang, Denny, dan Zio sudah melepas karya baru lagi. Kali ini mereka menunjukkan single baru yang diberi judul “Garis Depan”.

Ya, seperti banyak karya yang dirilis belakangan, DDH juga mencoba membuat garapan dengan latar belakang wabah virus Corona. “Garis Depan” merupakan penghormatan untuk mereka-mereka yang ada di garis paling depan dalam cerita menghadapi pandemi Covid-19. “Ada beberapa temanku dokter dan paramedis yang sudah terlalu lama nggak pulang ke rumah,” kata Dadang alias Pohon Tua, penulis lagu utama Dialog Dini Hari.

Bagaimanapun, dalam berkarya, DDH secara kolektif terus bergumul dengan isu-isu yang sama. Tentang bagaimana persoalan umat manusia ditanggulangi, sekaligus melihat ke depan dan terus menghidupi harapan untuk dunia yang lebih baik dari hari ini.

“Dalam kasus kami, aku ingat dulu ketika sibuk tur, main di sana, di sini, itu butuh waktu lama untuk bengong di rumah biar dapat ide untuk karya baru. Dan itu benar kok, ketika band nggak ada kesibukan lain, ya waktunya dipakai untuk ngobrol dan diskusi. Akhirnya bikin sesuatu,” ucap Dadang ihwal munculnya ide untuk lagu “Garis Depan”.

Dijelaskan, single “Garis Depan” dan“Kulminasi II” juga akan menjadi bagian dari “Setara” mini album baru yang sedang digarap oleh Dialog Dini Hari. Menariknya, tentu karena serangkaian lagu di album ini dikerjakan dengan metode yang mengharuskan mereka merespon situasi yang ada; bekerja mandiri dari studio rumah masing-masing, meminimalisir komunikasi fisik dan mengubahnya jadi serangkaian obrolan virtual serta menahan rindu untuk bercengkerama dengan orang-orang yang banyak membantu Dialog Dini Hari bertahun-tahun.

“Karena ngobrol dan diskusi itu tadi, dari satu lagu jadi dua lagu, jadi tiga lagu dan seterusnya. Prosesnya terus berlangsung,” kata Dadang.

Dibentuk 2008, awalnya DDH didukung Dadang SH Pranoto (vokal, gitar) dan Ian (bass) didukung sejumlah musisi lain. Dalam perjalanannya, hingga saatini DDH mantap dengan formasi Dadang (vokal, gitar), Zio (bass), dan Denny (drum). Album pertama mereka “Beranda Taman Hati” (2009) banyak menarik perhatian penikmat musik. Berlanjut dengan mini album “Dialog Dini Hari” (2010), “Lengkung Langit” (2012) dan “Tentang Rumahku” (2014). Selain rekaman sendiri, DDH juga sempat menggarap project kolaborasi dengan Endah n’ Resha dengan menggunakan nama DDHEAR. (231)

About the author