Album Baru Alien Child Direkam di Kamar Sendiri

Alien Child: Aya dan Laras

ALIEN Child datang lagi. Duo kakak beradik ini sepertinya memang sedang semangat-semangatnya berkarya, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Menandai awal tahun ini, mereka menyampaikan kabar gembira. Selain akan melakukan tur konser di Jakarta, mereka juga diundang tampil dalam acara pertemuan pemuda yang diselenggarakan pleh PBB. Mendahului itu, mereka baru saja merilis rekaman terbaru, satu mini album yang diberi judul “Euphoria”.

Ini album kedua Alien Child, setelah “Take Off” dua tahun silam. Bedanya, kali ini albumnya tidak dirilis dalam bentuk fisik, namun dipublikasikan di platform musik digital, termasuk Youtube dalam bentuk audio visual. Masih memainkan electro pop, “Euphoria” menampilkan beragam warna baru yang tak ada di karya Alien Child, namun tanpa menghilangkan karakter khas mereka.

“Saya merasa sangat senang, semoga karya kami ini bida dinikmati semua orang” ujar Lala saat dihubungi mybalimusic.com, Sabtu (29/2).

Sebagaimana remaja seusia kebanyakan, lagu-lagu yang ada di “Euphoria” juga banyak mengangkat tema tentang cinta anak muda, satu tema yang kiranya pernah dan sedang dialami oleh setiap orang dalam percintaan. “Tema di mana di dalamnya kita merasakan bagaimana rasanya jatuh cinta, jatuh cinta pada pandangan pertama, hingga perasaan cinta yang menggebu yang memabukkan yang tidak ingin dilepas sedikitpun,” jelas Aya.

Menariknya, enam lagu di mini album “Euphoria” direkam dan diselesaikan bukan di studio musik sesungguhnya atau studio rekaman besar umumnya. Aya dan Laras memilih untuk menghabiskan waktu di “studio” di kamar mereka saja. Di sinilah kakak beradik ini saling mengisi, menuangkan ide-ide mereka , termasuk merampungkan proses aransemen dan mixing dengan peralatan seadanya. Tidaklah berlebihan kalau dikayakan, jauh dari gembar-gembor dan kesan heboh, mereka mampu menciptakan sesuatu yang luar biasa dengan peralatan yang sederhana.

Ada enam lagu di album baru Alien Child ini, yakni Side Effects, All The Bright Places, Euphoria, Moonlight, Avec Toi (With You), dan Insane. Walau menggunakan lirik berbahasa Inggris, lagu-lagu di album “Euphoria” cenderung lebih mudah dimengerti, pun musiknya yang dibuat lebih easy listening, dengan ketukan yang bisa membuat pendegarnya kecantol.

Dengan rekaman barunya ini, Alien Child juga seakan ingin menunjukkan kalau mereka bukan group biasa yang hanya bisa bermain dan nyaman dalam satu jenis musik saja. Lebih dari itu, mereka selalu menemukan ide-ide baru untuk mengembangkan kemampuan dalam berkarya, sekaligus proses pendewasaan dalam bermusik.

Sebelum menjelma menjadi Alien Child, Aya dan Laras sudah memulai kreativitasnya dalam menggarap lagu sejak 2015. Awalnya mereka muncul dengan  nama Aya & Laras BTMDG. Cukup banyak lagu-lagu orisinal yang mereka garap sendiri dan dipublikasikan melalui channel Youtube. Pertengahan tahun lalu, mereka bertransformasi menjadi Alien Child. Didahului dengan rilis single berjudul “Your Love”, tiga bulan berikutnya Alien Child melepas album pertama “Takeoff”. Lewat album ini mereka diganjar dengan penghargaan Anugerah Musik Bali 2019 untuk kategori “Pendatang Baru Terbaik”, “Penata Musik Terbaik” dan unggulan di kategori album terbaik, lagu terbaik, dan “Your Love” sebagai lagu terfavorit. Di tahun 2019, mereka mengeluarkan lagu “No Trust No Pain” yang juga meraih sejumlah unggulan di Anugerah Musik Bali 2020. (231)

Alien Child

About the author