Lagu Baru, Yong Sagita Berbahasa Khas ala Buleleng

YONG Sagita muncul lagi dengan rekaman terbaru. Satu lagu baru berjudul “CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali)” ia rilis ke publik bertepatan hari libur Natal, 25 Desember. Lagu ini ia persembahkan untuk penggemar gending pop Bali sebagai penutup tahun. Satu video lirik sederhana ia garap pula sendiri dalam waktu singkat.

“Lagu ini dibuat spontan, dadakan, sambil bengong di depan komputer. Eh, langsung jadi,” ujar Yong ketika dihubungi mybalimusic.com.

Menariknya, tak peduli dengan tren musik saat ini, Yong Sagita tetap percaya diri dengan gaya khasnya sedari dulu, lagu dengan lirik berbahasa lugas kadang usil dan nakal. Kali ini pun ia sengaja memainkan lagu dengan nuansa dangdut, dan lirik menggunakan bahasa Bali khas ala Buleleng.

Simak saja rangkaian kata-kata seperti “Yening ente nu ada keneh ken ake / sing perlu berpikir panjang / telpon dogen ke nomere ane pidan / nomer ake sing maganti / de sangsaya, ake nu didian / diastun ente pindah ke lain hati / ake mula tetep lakar satya / tresnan ake tileh cara ipidan

Soal kata-kata khas Buleleng, penyanyi yang masih banyak dikenal dengan hits nya seperti “Lanang Wadon”, “Ngiler-Ngiler”, “Buleleng 3010” dan “Jaja Kak Ne” ini mengaku memang sudah berencana sejak dulu. Inginnya membuat satu lagu menggunakan bahasa Bali yang memang khas Bali sehari-hari.

“Ya hitung-hitung daripada pakai ungkapan aku, kamu. Ada dua alternatif yang terlintas dalam benak saya, kalau nggak ake ente, ya pakai ake engko, bahasa Tigawasa, Pujungan. Akhirnya saya putuskan pilih ake ente,” ungkap penyanyi berkumis tebal dengan cambang ini.

Penyanyi yang sudah berkiprah sejak awal 80-an ini juga mengaku sempat dibuat kaget mendengar omongan atau komentar dari orang-orang terdekat soal karya terbarunya ini. “Tapi ini sudah menjadi keputusan saya, untuk memberikan warna baru di blantika musik pop Bali. Saya siap dengan segala risikonya,” tandasnya. (231)

Yong Sagita

About the author