Ary Kencana Ingin Lagunya “Jeg Luung”

Ary Kencana dan Nely Ambarwati

PENYANYI pop Bali, Ary Kencana, kembali mempesona penggemarnya. Bukan hanya lewat lirik lagu, tapi juga tampilan video klip yang penuh warna warni dan terkesan ‘wah’. Tak heran, dalam kisaran waktu dua minggu, rekaman terbarunya yang diberi judul “Janji Suci” itu sudah dilihat hampir 60 ribu pengunjung Youtube.

Kepada mybalimusic.com, Ary mengaku memang ingin menampilkan sesuatu yang berbeda kali ini. Video klip yang indah dan bergaya ala-ala film Bollywood. Untuk menggarap video ini, Ary bekerjasama dengan videographer Sem, yang mencoba menerjemahkan keinginan si penyanyi sedemikian rupa. Dikatakan, dari segi biaya  memang  cukup tinggi, tapi ia ingin memberikan sesuatu yang maksimal dan bisa dikenang.

“Kalau dulu ketika saya benar-benar fokus menyanyi, bikin video klip ya kanggoang dogen. Nah, kalau sekarang saya menggarap lagu memang karena ingin berkarya, ya bisa dibilang idealis, saya ingin membuat sesuatu yang perfect. Karenanya bayar mahal ga apa, apang sepalan, yang penting saya puas. Saya betul-betul ingin lagu yang saya buat jeg luung,” tutur penyanyi asal Karangasem ini.

Di lagu ini, untuk kali ketiga Ary duet dengan sang istri, Nely Ambarwati. Salah satu keuntungan bagi Ary mengajak sang istri, untuk penggarapan sejumlah adegan mesra dalam video klip jadi jauh terkesan lebih natural, tidak merasa canggung lagi. Ia pun berharap lagu ini bisa menyusul sukses dua lagu duet sebelumnya,”GR” dan “Janda Semakin di Depan”.

Ihwal terciptanya “Janji Suci”, Ary mengatakan sejak lama punya keinginan membuat lagu dengan tema yang pas dan bisa dinyanyikan pada saat ada resepsi pernikahan atau pawiwahan. Tak ubahnya beberapa lagu barat yang seakan menjadi ‘lagu wajib’ dalam tiap acara resepsi pernikahan. Ide ini sejalan dengan aktivitas Ary yang sibuk mengelola jasa penyewaan dekorasi.

Walau demikian penembang “Kutang Rerama”, “Punyan Biu” ini mengaku tak berpikir secara khusus untuk menggarap lagu. Bahkan ide lagu “Janji Suci” sudah ada cukup lama, namun karena kesibukannya baru tergarap rekamannya di Sila Homestudio belakangan ini.

“Saya menciptakan lagu biasanya kalau ada ide muncul, bukan sengaja berpikir akan membuat lagu begini atau begitu. Memang akhirnya saya tak banyak punya stok lagu unyuk direkam, tetapi lagu yang saya buat jadi lebih kuat dan nyaman membawakan karena dibuat dari hati,” jelasnya.

Begitupun dalam berkarya, Ary Kencana menyatakan tetap mengikuti perkembangan musik agar bisa pula menggaet penggemar dari generasi masa kini. Baginya, mengikuti perkembangan itu perlu, namun tanpa membuang karakternya yang sudah dikenal banyak orang. Karena itu pula Ary Kencana tidak pernah pasang target atau terlalu suntuk untuk rekaman. Ini tak lepas dari kesibukannya mengelola usaha penyewaan dekorasi. Kalaupun ia selalu menyempatkan untuk menghasilkan satu dua karya baru, semata untuk eksistensi, agar masyarakat terutama penggemar lagu pop Bali tetap ingat dengannya.

“Menyanyi itu kan hobi, sudah bagian dari hidup saya. Kalau soal penghasilan, ya bagus di usaha. Saya buka usaha dekorasi juga bisa dibilang hobi. Ada satu kebanggaan, ketika saya bisa bertemu langsung dengan klien. Tak jarang mereka yang memakai jasa dekorasu, saya berikan paket misalnya saya bawa sound dan saya menyanyi di sana sebagai bonus. Ini alasan saya menggarap lagu yang cocok untuk wedding, ada kalanya lagu ini akan menjadi ujung tombak untuk menarik klien. Ya bisa dibilang medagang sambilang magending,” papar Ary.

Penyanyi yang di awal 2000-an dikenal dengan duet bersama Dek Ulik ini mengatakan paham betul, popularitas sebagai penyanyi bukanlah hal abadi, pun tak bisa diramalkan sampai kapan. “Satu saat saya pasti akan turun, tapi saya maunya turun pelan-pelan, karena saya mengurangi aktivitas di musik dan mundur sendiri.  Saya tidak mau turun karena basi, karena penggemar sudah bosan atau tak laku lagi,” pungkasnya. (231)

About the author