Akhirnya, Exokadal Lepas “Leak Milenial”

Exokadal

GRUP musik asal Negara, Jembrana, akhirnya merilis album ke-2 yang diberi judul “Leak Milenial”. Album yang diperkenalkan lewat satu acara pementasan di Negara, akhir pekan lalu ini, sejatinya sudah disebut-sebut sejak awal tahun. Namun karena untuk menghasilkan satu album dengan karya maksimal memang tak mudah dan membutuhkan waktu, personelnya harus sabar berproses selama 7 bulan lebih.

“Seperti album pertama Suba Kadung Belus, kami masih memainkan musik rock modern yang kami sebut balirock melodic,” ujar Gus Bintang, vokalis Exokadal dalam percakapannya dengan mybalimusic.com, Senin (28/10).

Soal judul yang unik dan mengundang penasaran, Gus Bintang menjelaskan, Leak yang dimaksud di sini bukan mahluk mistis. “Kami memakai kata leak sebagai perumpamaan, untuk hal negative dan kerakusan. Kebetulan beberapa lagu juga beranjak dari realita kehidupan dijaman skarang penuh nafsu untuk kekuasaan dan kemunafikan,” tambahnya.

Ketika banyak band dan musisi yang memilih bermain “aman” dengan merilis rekaman hanya secara digital atau bahkan hanya merilis single, Exokadal masih semangat mengedarkan karya mereka juga secara fisik berupa CD audio. Bahkan ada 13 track yang terangkum dalam album ini.

“Kami semangat membuat album ke-2 ini karena ingin ingin memperbaiki kekurangan di album pertama dan masukan dari semeton Bali. Selain itu juga begitu banyak dukunngan dan antusias dari teman-teman,” kata Gus Bintang.

Dari 13 nomor lagu di album “Leak Milenial”, semuanya diangkat dari realita kehidupan sehari-hari. Namun demikian lebih banyak lagu bertema kritik sosial dibandingkan lagu bertema cinta. Selain lagu Para Mantan yang sudah dibuatkan video klip, lagu lainnya ada Leak Milineal yang dijadikan judul album, Bangsat You, Bungut Sengkuni, Do Ngae Masalah, Adi Ngabo Bencana, Tresna Palsu, Ogoh-Ogoh, Gelap Mata Gelap Bli, Dije Hati Nurani, Modus, Muani Metatto, dan bonus track lagu Tresna kepalasan versi slow. Meskipun ada peluang menjadikan lagu-lagunya khas dengan bahasa Bali dialek Negara, namun Gus Bintang mengatakan lebih memilih untuk menggunakan bahasa Bali yang sudah umum saja.

Exokadal dibentuk 2017 dengan personel Gus Bintang alias Exo sebagai vokalis, Odix’ bermain bass, Sus memainkan gitar ritem, Gus Alit mengisi gitar melodi, dan Jay sebagai penggebuk drum. Pertengahan 2018 mereka merilis album perdana “Sube Kadung Belus”. Karya orisinil dengan konsep bermusik yang cukup kuat, mengantarkan mereka masuk unggulan beberapa kategori di ajang Anugerah Musik Bali awal 2019 lalu. (231)

About the author