Melaju ke Babak “Battle”, Gusagung Makin Optimis

Ida Bagus Agung Saka Gotama

GUS AGUNG, penyanyi belia dari Bali akhirnya lolos menuju babak Battle ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2019. Dalam tayangan episode ke-13, Kamis (10/10), Gus Agung termasuk ke dalam tujuh peserta terpilih dari 15 peserta babak knockout.

“Setelah masuk babak Battle saya makin optimis. Kalau ditanya seberapa optimis , ya setidaknya 50 persen peluang menuju ke puncak itu ada,” ujar Gus Agung kepada wartawan di sela-sela acara gathering  sekaligus nonton bareng di Sanur.

Meskipun ada harapan untuk menjadi the winner, penyanyi yang juga bisa bermain musik ini mengaku tetap siap dengan apapun hasil akhir nanti. Menurut Gus Agung, ada yang lebih penting dari itu, bagaimana menimba pengalaman sekaligus membuka channel dan menambah relasi.

Bagi mahasiswa program studi manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana ini, lolos ajang The Voice Indonesia musim keempat hingga sampai di tahap battle ini benar-benar di luar dugaan, di luar ekspektasi. Terlebih awalnya ia ikut kompetisi ini secara gambling dan tak banyak berharap.

Cowok bernama lengkap Ida Bagus Agung Saka Gotama ini menuturkan awalnya benar-benar tidak ada rencana sama sekali untuk mengikuti ajang The Voice Indonesia. Bersama seorang teman dan saudara, ia langsung mencoba setelah melihat informasi di Instagram. Rasa pesimis alumni SMAN 1 Denpasar ini muncul setelah mendapat nomor daftar 300 dan melihat begitu banyak peserta lain yang tengah berlatih, suaranya “sangat gila bagusnya”.

“Saat itu saya sudah sangat yakin bahwa saya tidak akan lolos audisi. Bahkan setelah menunggu dari pukul 8 sampai pukul 11 akhirnya saya berpikiran untuk pulang dan tidak mengikuti audisi,” kenang Gus Agung.

Entah kenapa, setelah makan siang, satu jam kemudian ia dan temannya memutuskan untuk iseng lagi kembali ke tempat audisi, dan menunggu sejenak. Akhirnya pukul 16.00, Gus Agung mendapat giliran audisi dan membawakan tiga lagu, The Man Who Cant Be Moved, I Still Love You dan Bento. Penampilan Gus Agung menarik perhatian juri hingga diberi kesempatan masuk ke babak selanjutnya. Namun hasil audisi kedua tidak diumumkan pada hari itu juga. Bahkan sebulan lamanya setelah audisi, ia tidak mendapat kabar apapun dari pihak GTV.

“Saya justru merasa tidak ada beban, karena saya tidak perlu lagi menunggu ketidakpastian. Awalnya saya malu untuk tampil di televisi. Tapi siapa sangka, sebulan kemudian saat sedang berlibur di luar negeri, saya mendapatkan kabar yang mengejutkan dari pihak GTV kalau saya lolos ke babak blind audition. Seketika badan saya hangat, perut saya sakit dan akhirnya saya jatuh sakit karena saking nervous dan tidak percayanya. Tetapi pada akhirnya saya bersemangat dan melanjutkan perjalanan saya di The Voice Indonesia,” cerita Gus Agung yang membawakan lagu Yellow dari Coldplay saat tampil di episode  1 blind audition, 29 Agustus 2019 lalu.

Ketika ditanya alasan memilih coach Armand Maulana, ia menuturkan, sedari awal masuk babak blind audition, dalam benaknya sudah ada pikiran kalau bukan Armand Maulana, ia akan memilih Isyana Saraswati.

“Kenapa Isyana Saraswati, karena kebetulan selain menyanyi saya juga memainkan alat musik. Siapa tahu saya bisa banyak belajar dari Isyana. Sedangkan Armand Maulana terkenal dengan aksi panggungnya yang enerjik dan menarik. Saya ingin mendapat banyak arahan, karena saya sadar kalau di panggung saya cenderung tidak banyak gaya,” papar Gus Agung.

Setelah mengenyam pengalaman di The Voice Indonesia sembari mempersiapkan diri untuk tahap selanjutnya, pria kelahiran Denpasar 23 Maret 2001 ini sudah punya rencana ke depannya untuk membuat lagu sendiri dan mungkin mengeluarkan single. “Saya juga ingin membuat band yang genre-nya bisa menyesuaikan dengan musik musik yang berkualitas di masa sekarang,” ujarnya.

Seperti kebanyakan orang, Gus Agung ini sudah mulai gemar menyanyi sejak kecil, sekitar umur 5 tahun. Namun kegemarannya itu sekadar kegemaran biasa. Beberapa kali pula ia sempat mengikuti lomba lagu pop antar SMP tapi belum berkesempatan mendapatkan juara utama, paling mentok Juara Harapan 1. Setelah duduk di bangku SMA pelan-pelan penggemar musik ini mulai merasakan kalau musik dan bernyanyi adalah bagian dari jiwanya. Meskipun ia mengaku  masih malu-malu, bahkan nyaris tak pernah mengunggah rekaman videonya menyanyi karena tidak percaya diri. Di luar itu, Gus Agung juga kerap menyanyi di beberapa acara festival. (231)

Ida Bagus Agung Saka Gotama

About the author