Debut Zarra, Lagu Anak-anak Berbahasa Inggris

Zarra2
Zarra Apsara

ADA begitu banyak penyanyi anak-anak dari Bali yang muncul dan rekaman beberapa tahun terakhir. Namun ada yang spesial dari Zarra Apsara, penyanyi cilik yang baru saja merilis rekaman lagu tunggal pertamanya, Sabtu (29/9).

Dengan suara khas anak-anak dan teknik menyanyi yang bagus, Zarra menyapa penikmat musik dengan lagu berbahasa Inggris, “Summertime Song”. Lagu ini diciptakan dan digarap musiknya oleh Alien Child, duo kakak beradik Aya dan Laras . Pertemuan Alien Child dan Zarra menghasilkan satu karya istimewa. Bahkan Alien Child juga menggarap konsep hingga menyutradarai  video klip lagu “Summertime Song”.

Kalau mereka yang mengikuti perkembangan musik di Bali sudah tahu sepak terjang Alien Child, lalu siapa Zarra?

Bocah yang satu ini sudah mulai menyanyi lagu anak-anak yang sederhana saat ia masih berusia dua tahun. Bahkan di umur tiga tahun ia mampu menghafal dengan cepat lagu-lagu yang didengarkan kakak-kakaknya. Hingga saat Zarra berusia empat tahun, gurunya di TK minta ijin untuk mengikutkan ia dalam lomba menyanyi di PAUD, hingga meraih juara.

Pengalaman itu membuat putri pasangan Endra Datta dan Putu Asih Primatanti ini makin intens belajar menyanyi, dengan mendengarkan sendiri lagu-lagu dari Youtube. Kemampuan menyanyinya makin terasah saat kelas I SD mulai ikut ekstra kurikuler vokal di sekolahnya, SD Public School.

Menurut sang Ibu, Putu Asih Primatanti, awalnya tidak ada dorongan utk belajar vokal. Bocah bernama lengkap Ketut Apsara Rannia Nimala Isvari ini hanya mengikuti les piano sejak naik kelas I SD. Begitu pun ia menyanyi hanya dengan arahan dari guru TK saja. Melihat bakat yang kuat, Zarra kemudian diikutkan kursus vokal di StaccatoBali di bawah bimbingan Heny Janawati. Di sinilah bakat bocah kelahiran 30 Agustus 2012 ini makin kelihatan, hingga mempertemukannya dengan Aya dan Laras yang kemudian membuatkannya satu lagu berjudul “Summertime Song”.

Jika Zarra terkesan begitu enjoy menyanyi dan fasih berbahasa Inggris, dikatakan taka da yang spesial dari perjalanan hobinya. Seperti anak-anak sebayanya. Zarra banyak belajar dari youtube. Televisi di rumah didominasi oleh Zarra utk menonton toy reviews, dan inilah yang mendorongnya cepat bisa berbahasa Inggris tanpa ada les tambahan sama sekali.

“Semoga lagu yang dinyanyikan Zarra bisa diterima oleh masyarakat di tengah minimnya lagu anak-anak yang benar-benar mencerminkan jiwa anak. Karena Zarra masih anak-anak, kami akan memberikan support sesuai kemampuan dan kapasitas di usianya. Kami akan mencoba menyeimbangkan kebutuhannya dalam menyalurkan bakat tanpa meninggalkan dunia anaknya,” demikian Putu Asih Primatanti, mama Zarra. (231)

Zarra1

About the author