3 Legenda Pop Bali Pentas Bersama

3Legend
Widi Widiana, Yong Sagita, Bayu KW

TIGA penyanyi kenamaan dari tiga masa berbeda, Yong Sagita, Widi Widiana, dan Bayu KW akan pentas bersama. Tiga ‘legenda’ lagu pop Bali ini akan tampil dalam pentas bertajuk “3 Legenda Pop Bali” di Happy Puppy jl. Gatot Subroto, Denpasar, Sabtu (7/9).

Menurut Ricky Sadha dari pihak Happy Puppy, ide membuat pentas khusus ini muncul spontan saja.  Ketiga penyanyi yang akan tampil sebagai bentuk reuni dari “mantan” Maharani Record. Ya, Yong, Widi, dan Bayu memang mengawali karier di rekaman lagu pop Bali lewat label Maharani Record. Meskipun tidak ada konsep khusus, tiga bintang top tampil sepanggung dengan lagu-lagu hits mereka tentu akan menarik terutama dari penggemar lama yang ingin bernostalgia.

Ketika dihubungi mybalimusic.com, Yong Sagita mengatakan persiapan untuk pentas nanti sudah beres, tinggal latihan lagi sekali. Semuanya tampil akan diiringi Punk Kwala Band. “Yang spesial, saya jogging setiap hari untuk jaga stamina, hehehe. Nanti kalau memungkinkan saya akan bawakan lagu dari album pertama juga,” ujarnya.

Sementara itu Widi Widiana juga mengatakan sudah latihan seperti biasanya. Ia pun membocorkan, aka nada yang spesial, ketiganya akan tampil bersama di akhir acara. “Cuma lagunya masih dipilih, mau bawakan lagu apa nanti bertiga,” kata Widi.

Bagaimana dengan Bayu KW? Seperti biasa ia pun mengatakan tiap  penampil akan membawakan hits masing-masing. “Yang jelas nanti ada satu lagu kami nyanyi bersama. Mudah-mudahan kemasannya nanti bisa dibuat sedemikian rupa sehingga akan berkesan,” harap Bayu.

Di kancah musik pop Bali, nama Yong Sagita sudah muncul sejak akhir 80-an dengan sederet hits seperti “Ngiler-ngiler”, “Lanang Wadon”, “Buleleng 30 November” juga “Jaje Kak Ne (Tajen Bubar)”. Jika Yong dikenal tampil membawakan lagu  dengan lirik kocak, Widi Widiana yang muncul sejak awal 90-an dikenal sebagai pionir pop Bali yang memperkenalkan musik bercorak mandarin. Widi yang awalnya bergabung di Maharani lalu pindah ke Anek, menghasilkan banyak hits seperti “Kasmaran”, “Sesapi Putih”, “Celeng Guling”, “Cipta Dewi”, hingga lagu bercorak modern masa kini seperti “Formalin Sik Luh” dan “Nasi Goreng Spesial”. Sementara itu Bayu KW yang sebetulnya sudah sejak awal 90-an ikut nimbrung di album rekaman beberapa penyanyi lain, baru angkat nama dan dikenal luas berkat sukses “Sarinem Teri Kasem” yang disusul “Sarinem Neha Nehi”, “Kanggoang Malu”, dan terakhir sempat merilis single “Kangen Bayu KW”. (231)

About the author