Cinta dan Rekaman “Balas Dendam” Sang Ayah

Cinta1

Putu Charlies Cinta Cahyashivani

CINTA, penyanyi cilik pendatang baru langsung menggebrak blantika musik di Bali dengan merilis satu mini album. Rekaman yang diberi judul “Bali Hebat” diluncurkan dalam satu acara di Renon, Minggu (21/7) siang. Menariknya, rekaman dalam format DVD video klip ini tak lepas dari latar “balas dendam” sang ayah, Benny Cahayadi. Lho?

Begitulah. I Putu Benny Cahayadi, S.E., mendukung penuh bakat sang putri dalam olah vokal. Tak hanya mencarikan guru vokal, mengikutsertakannya dalam berbagai kompetisi, bahkan Cinta yang memiliki nama lengkap Putu Charlies Cinta Cahyashivani dibuatkan satu studio latihan sendiri di rumah dengan peralatan musik. Pun untuk debut rekaman yang memuat 6 lagu karya ciptanya sendiri, Benny melibatkan arranger Dek Arta dari HartaPro, videographer Yasa Sega untuk mengerjakan seluruh video klip, hingga menggaet penyanyi remaja Meiska (grand finalis, 6 besar Voice Kid Indonesia 2018) untuk duet dengan Cinta di lagu “Menjadi yang Terbaik”.

Balas dendam, itulah yang mendorong Benny begitu semangat memberikan wadah bagi sang putri yang baru berumur 9 tahun untuk menyalurkan bakatnya. “Saya suka musik dari kecil, tapi saya tidak berkesempatan menyanyi dan bermain musik. Saya ingin memiliki gitar, tapi karena keterbatasan orangtua, tak pernah kesampaian. Karenanya semua dorongan yang dulu itu saya salurkan ke anak saya. Ya kalau mau dibilang balas dendam, iya bisa dikatakan sebagai bentuk balas dendam, tapi dalam makna positif tentunya,” ujar Benny kepada wartawan.

Dalam pandangannya, satu potensi tanpa dukungan akan sia-sia. Ibaratntya bibit pohon yang baik tanpa disediakan lahan atau tanah yang subur, ia takkan bisa tumbuh dengan baik. ”Sebagai orangtua satya merasa wajib mendukung kegiatan positif anak saya sekemampuan stya. Salah satunya dengan menydiakan wadah untuk berkreasi dan berkarya, agar dapat turut meramaikan blantika musik di Bali bahkan mungkin di Indonesia,” kilahnya.

Album “Bali Hebat” memuat  lagu berbahasa 4 Bali, “Tresna Ibu”, “Reuni”, “Rindu Kasih Sayang”, ”ari Ulang Tahun”,  dan 2 lagu berbahasa Indonesia, “Menjadi yang Terbaik” dan “Bali Hebat”. Keseluruhan lagu diciptakan Benny dari inspirasi kesehariannya. Untuk keseluruhan proses mulai dari rekaman hingga penggarapan video klip, Cinta mengaku tak ada kesulitan atau hambatan, meskipun pada beberapa bagian harus mengulang-ulang. “Senang saja,” ujarnya singkat sembari tersenyum.

Begitu pun ketika ditanya kesannya duet dengan Meiska yang lebih dewasa, Cinta mengatakan tak masalah. Ia merasa asyik saja dan bisa menikmati. Sementara itu, Meiska yang kini duduk di kelas XI SMA mengaku awalnya sempat ragu ketika ditawari rekaman duet dengan Cinta. Tentu yang dipikirkannya bagaimana menyelaraskan dan membuat harmonis vokal dengan penyanyi anak-anak. “Setelah dilakukan, menyenangkan juga. Bisa ketemu chemistry-nya dengan Cinta,” kesan Meiska.

Di sisi lain Benny mengatakan, album “Bali Hebat” yang diedarkan berupa keeping DVD dicetak sebanyak 1.000 keping. Rencananya, rekaman ini akan dibagikan ke berbagai kalangan termasuk keluarga, teman-teman, diedarkan secara door to door. Bukan masalah keuntungan yang ingin dikejarnya, semata bagaimana buah karyanya ini bisa diterima dan dikenal secara luas, dan publik tahu telah muncul penyanyi rekaman anak-anak bernama Cinta. (231)

Cinta2

Benny Cahayadi menjelaskan lagu duet Cinta dan Meiska

Cinta3

Cinta dan Meiska duet untuk lagu “Menjadi yang Terbaik”