Nuansa Ballad di Lagu Baru Gusti Bayu

GBayu2
Gusti Bayu

SOLOIS pria dari Buleleng, Gusti Bayu, tampaknya sedang getol berkarya. Belum lama meluncurkan lagu ke-3 berjudul “Tresna Nimpalin”, tahu-tahu ia sudah merilis lagu baru berjudul “Sakit Tetep Sayang”. Di lagu berbahasa Bali ini, ia mencoba membawakan nuansa ballad dengan musik minimalis. Hanya ada satu instrumen utama, gitar akustik yang dipadukan dengan biola, cello, dan sedikit nylon.

“Dengan instrumen yang minimalis ini, semoga bisa menyejukkan hati pendengar serta pecinta lagu pop Bali,” ucap Gusti Bayu saat dihubungi mybalimusic.com, Selasa (9/7).

Dikatakan, kali ini ia sengaja mengangkat tema lagu yang cukup banyak dialami oleh pasangan yang sedang dilanda asmara. Apa yang dituturkan di lagu ini, diharapkan bisa menjadi inspirasi agar kejadian serupa tak terjadi lagi. “Sakit tetep sayang, banyak terjadi kepada banyak orang. Karena ada satu hal yang membuat seseorang tak bisa pergi dari orang yang sudah disayangi, dan itu yang membuatnya bertahan, yakni cinta,” papar Gusti Bayu.

Jika belakangan terkesan begitu semangat melepas lagu demi lagu, menurutnya sederhana saja. Ini tak lepas dari langkah untuk segera menyelesaikan materi album pertama yang sudah meleset cukup jauh dari rencana penyelesaian di tahun 2018. Lalu bagaimana dengan Sunda Kecil, grup musik yang dibentuknya di mana Gusti Bayu sebagai frontman, vokalis?

“Grup Sunda kecil tetap eksis dan tetap masih seiring sejalan di tengah kesibukan masing-masing personel. Hanya saja menjadi solois membuat saya lebih bebas mengekspresikan diri dalam menghasilkan karya-karya baru. Begitu pula kebutuhan masyarakat jaman sekarang yang menurut saya cepat bosan membuat kita harus lebih cepat serta kreatif untuk dapat memikat hati pecinta musik pop Bali,” demikian Gusti Bayu. (231)

GBayu
Gusti Bayu dalam lagu “Sakit Tetep Sayang”

 

About the author