Nadia Nevita Curhat Soal “Mahluk Tak Peka”

Nad2

Nadia Nevita

SETELAH merilis tiga single sejak akhir 2018 lalu, penyanyi remaja Nadia Nevita memutuskan untuk merilis mini album. Selain tiga lagu yang telah dirilis terdahulu, “Tresna Anak Sekolah”, “Kasmaran”, dan “Jangan Pergi”, rekaman yang diluncurkan Sabtu (22/6) lalu ini juga menampilkan dua lagu baru, “Sapi Liar” dan “Mahluk Tak Peka” yang sekaligus dijadikan judul mini album.

“Lagu Mahluk Tak Peka menceritakan tentang seorang remaja putri yang tertarik atau suka dengan seorang cowok, dan berusaha memberi tanda-tanda atau kode. Sayangnya si cowok tidak menanggapi, tidak paham, tidak peka,” ujar Nadia di sela-sela penampilannya saat peluncuran mini album.

Kepada mybalimusic.com Nadia menjelaskan, pembuatan mini album tak lepas dari ide dan dukungan kuat dan kedua orangtuanya, pasangan I Wayan Budi dan Desak Made Ambarini. Untuk konsep juga sudah disiapkan dengan matang, Nadia tinggal melaksanakan saja. “Proses penggarapan rekaman sebenarnya tidak memerlukan waktu yang terlalu panjang, hanya saja saya perlu kesiapan yang cukup saat take vokal supaya lagu yang dibawakan dapat feel-nya,” paparnya.

Kesan dan pengalaman paling kuat yang Nadia rasakan memang saat menyanyikan lagu yang sudah disodorkan, karena selain bisa membawakan dengan baik juga bisa masuk emosinya. Terlebih lagi dua lagu baru ciptaan Toya Ariyanto, “Mahluk Tak Peka” dan “Sapi Liar” yang agak berbeda dengan lagu lainnya. “Yang paling yang unik ya lagu Sapi Liar yang memiliki makna sendiri dalam lagunya. Sempat sedikit kesulitan dalam mencari feel namun syukurlah saya bisa melewatinya,” demikian Nadia.

Lima lagu yang terdapat di mini album Nadia bisa dibilang variatif dan melibatkan beberapa nama yang sudah dikenal banyak di kancah musik di Bali. Misalnya saja “Tresna Anak Sekolah” yang digarap Yong Sagita, “Kasmaran” buah karya Tika Pagraky dan “Jangan Pergi” yang diciptakan Gde Kurniawan. Meskipun aktif dan senang menyanyi, dara kelahiran 8 November 2004 ini mengatakan akan tetap mengutamakan sekolah. Di sela-sela kesibukan sekolah itulah ia akan memanfaatkan waktu untuk berlatih dan akan berupaya terus mengeluarkan karya-karya baru. (231)

Nad1