D’Go Vaspa : Mencintai itu tak Segampang Dipikirkan

DGo2

D’Go Vaspa

D’GO Vaspa berbicara soal cinta lagi. Setelah bertutur panjang lebar betapa susahnya membendung rasa suka pada seseorang  lewat lagu “Terlanjur Cinta”, “Kenkenang Jani”, memasuki pertengahan tahun ini ia kembali mengangkat tema serupa untuk lagu “Sakitnya Mencintai”. Lagu sekaligus video klip garapan terbarunya ini mulai dipublikasikan Rabu (12/6) tepat pukul 21.00 wita.

Bukan karena kehabisan ide, D’Go sendiri melihat tema cinta begitu luas dan takkan ada habisnya untuk dieksplorasi ke dalam lagu. Seolah menjadi satu “seri”, ia pun menjelaskan kalau single terbarunya ini bisa dikatakan sebagai kelanjutan dari “Terlanjur Cinta”. Lewat lirik lagu ia ingin menyampaikan bagaimana seorang pria yang tidak kuat menahan perasaan saat melihat orang yang dicintai, ada besama pasangannya.

“Mungkin saja dalam posisi itu seorang pria ingin melupakan saja, tapi bagaimana kalau yang terjadi bukan bisa melupakan, malah sakit hati karena sering mengingat,” ujar D’Go.

Nah, parahnya saat bertemu wanita lain ia berharap akan bisa melupakan orang yang dicintai sebelumnya, tapi nyatanya malah makin ingat, makin mencintai. Tentu saja akan terjadi pertengkaran dan pertengkaran.

“Di sinilah terasa sakitnya mencintai. Ternyata mencintai tak segampang yang kita pikirkan, tak seindah yang dibayangkan, apalagi inginnya ketemu bahagia. Astungkara setelah ini akan ada kelanjutannya lagi,” tambah D’Go.

Penyanyi lagu pop Bali terbaik versi Anugerah Musik Bali 2019 ini tak memungkiri kalau untuk “Sakitnya Mencintai”, ia berpikir untuk mengikuti selera pasar, mengikuti trend umumnya lagu-lagu cinta dengan segala persoalan. Dengan satu harapan, lagunya ini akan lebih mudah diterima penikmat musik di Bali. Jika dikatakan lirik lagunya seperti “Terlanjur Cinta” dan “Sakitnya Mencintai” banyak bikin baper pendengar, D’Go hanya tertawa.

“Astungkara untuk semua karya yang saya buat, saya mencoba lebih berhati-hati, lebih pelan-pelan dalam merangkai syair atau liriknya. Karena ke depannya ini akan membawa nama saya. Tentu saya gak mau sekadar numpang lewat di kancah musik Bali. Jadi bagaimana saya merasa bahagia dalam berkarya, dalam menulis lirik kalau dikatakan bisa bikin baper, ya sekalian bisa bikin hits,” pungkasnya.

Mulai menggeluti musik sejak awal 2000-an, sempat merasakan jatuh bangun dalam berkarya, bahkan memutuskan untuk vakum beberapa saat, penyanyi juga pencipta lagu sekaligus  musisi asal Bangli ini mencoba bangkit kembali sejak dua tahun terakhir. Seakan mendapat angin segar, ia benar-benar unjuk diri dan tancap gas dalam setahun terakhir. Musisi yang sempat bermain dengan Awatara Band ini tak hanya banyak menciptakan lagu untuk pencipta lain, namun juga menyanyikannya sendiri. Awal 2018, ia banyak dikenal berkat duet bersama Tika Dewi untuk lagu “Tresna Kanti Mati”, disusul lagu solo “Ketut Dalam Proses” yang mencapai hits, ditutup dengan duet bersama Lena dalam lagu “Terlanjur Cinta”. Memasuki 2019, D’Go merilis “Kenkenang Jani”, dan yang terbaru “Sakitnya Mencintai”. (231)

DGo1

D’Go Vaspa