Bikin Lagu Gara-gara Prihatin Situasi Politik

Djrk - Copy

Djorocks Band

SEMPAT coba tampil beberapa kali di berbagai acara, grup band baru bernama Djorocks akhirnya memiliki satu karya orisinil sendiri. Sebuah lagu berjudul “Politik Fanatik” mulai diperkenalkan beberapa waktu lalu, masih dalam suasana hangat pascaPemilu 2019.

Meskipun nama terdengar baru, personel grup yang memainkan puck rock berbahsa Bali ini bukanlah orang baru di komunitas musik di Bali. Di bagian vokal sekaligus pemain bass ada Dolar (yang juga pentolan The Rolic), di gitar ada Dedik, dan drum ada Lolet. “Lagu pertama Djorocks ini kami dedikasikan untuk pesta demokrasi Indonesia. Kebetulan tahun ini bertepatan momen tahun politik,” ujar Dolar.

Ide awal menggarap lagu “Politik Fanatik” bersama Jerik “Rabbit 03”, menurut Dolar karena kegelisahan dan keresahan melihat manuver-manuver yang dilakukan para elit politik di era milenal ini bisa dibilang sangat ekstrim. Banyak sekali calon wakil rakyat yang akan dipilih, dan mereka berlomba-lomba mendulang suara sebanyak-banyaknya.

“Banyak saudara-saudara kita yang sampai  bermusuhan karena berbeda pilihan atau berbeda warna kendaraan politik. Mereka seperti sengaja dipengaruhi dan menjadi fanatik dalam urusan berpolitik.  , lagu ini hanya mewakili perasaan kami, dan pesan lagu ini mengajak teman-teman sebagai Warga Negara Indonesia yang baik untuk lebih bijak dan cerdas menyikapi system dan manuver politik di era milenial sekarang,” papar Dolar.

Ditambahkan, lagu “Politik Fanatik” bisa rampung tak lepas dari dukungan penuh I Wayan Agus Sudantha alias Agus Bentet dari Tetstupid Pro. Selepas ini, Djorocks  juga berencana menggarap lagu-lagu lainnya untuk lebih memperkenalkan keberadaan mereka. (231)