Lagu Khusus Supersoda untuk Hari Bumi

Supersoda

Supersoda

BUKAN karena lagi nge-trend dan tengah menjadi gerakan bersama pengurangan penggunaan kantung plastik, tetiba grup band Supersoda merilis single baru dengan judul “Sampah Plastik”. Walau masih sama-sama berbicara tentang problema sampah dari plastik, lagu ini dibuat dan dirilis sebagai bentuk kerjasama dengan TrashStock Bali untuk memperingati Hari Bumi atau Earth Day yang jatuh tanggal 22 April.

“Jadi bisa dibilang ini program edukasi dari kami bersama TrashStock Bali. Tentu apa yang kami kontribusikan masih jauh dari cukup, namun kami mencoba menyebarkan self reminder ke masyarakat mengenai bahaya sampah plastik,” jelas Windu, vokalis sekaligus pemain keyboard Supersoda.

Kerjasama Supersoda dengan TrashStock tentunya bukan baru sekali ini. Sebelumnya dalam beberapa kesempatan seperti festival musik yang digelar, TrashStock sudah melibatkan Supersoda. Sebagai grerakan  non profit yang memperjuangkan kesadaran masyarakat akan bahaya sampah plastic, TrashStock  memang menempuh banyak cara untuk mengedukasi masyarakat.

“Selain talkshow, workshop dan bersih-bersih sungai, kami juga mengedukasi lewat karya seni, pembacaan dongeng untuk anak-anak, hingga juga buku bacaan bertemakan lingkungan,” demikian Hendra Arimbawa, co-founder TrashStock Bali.

Julien Goalabre, yang juga co-founder TrasStock menambahkan, pihaknya Kami sangat mengapresiasi keterlibatan dari pihak manapun, termasuk para musisi yang tampil secara sukarela di TrashStock Festival. Kebetulan tahun ini mereka memutuskan mengajak Supersoda untuk berkontribusi dalam karya musik. Tak hanya itu, dalam lagu “Sampah Plastik” yang beraliran space rock, para relawan dari TrashStock juga turut menyanyi di bagian reff.

Di kancah musik di Bali, Supersoda sebenarnya terbilang sudah cukup lama. Tahun ini Supersoda memasuki masa 12 tahun lebih. Namun demikian aktivitas band ini memang terbilang minim. Bahkan hanya pada kesempatan tertentu saja penikmat musik bisa “beruntung” menyaksikan penampilan mereka. Single pertama mereka “Kenari” yang diunggah ke soundcloud.com awal 2014 silam, memperoleh hampir 25 ribu hits. Disusul kemudian dengan single “Sunyi Senyap” (2017). Saat ini Supersida didukung formasi Windu (vokal, keyboard), Dimas Natsir (bass) dan Gusdek (drum dan perkusi). (231)