Kelar Video Klip, JR-17 Lanjut Lagu Baru

JR-17

JR-17

KREATIVITAS berkarya memang tak bisa dibendung, apalagi kalau sedang semangat-semangatnya. Ini dialami JR-17, band yang memainkan lagu-lagu pop berbahasa Bali. Baru saja kelar menggarap video klip untuk single “Semok” yang sudah terlebih dahulu diperkenalkan ke publik, tiba-tiba mereka sudah mengumumkan satu lagu baru lagi berjudul “Anugerah Terindah”.

Lagu “Anugrah Terindah” masih mengambil tema kisah cinta, menceritakan sepasang kekasih yang akan melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan. Menurut Yuda, sang vokalis, lagu ini dibuat karena gitaris grup ini akan melepas masa lajang tahun ini. “Ya… jadi spontan kami mendapat ide membuat lagu bertema seperti itu,” jelasnya.

Menariknya, baru saja “Anugrah Terindah” diperkenalkan ke publik, JR-17 yang masih didukung Yuda (vokal), Agus (gitar ritem), dan Wid (gitar melodi) sudah sibuk menggarap lagu lainnya. Satu lagi berjudul “Sederhana” sedang dalam proses penggarapan. Namun untuk musiknya masih digodok, akan dikemas seperti apa nantinya. Yang jelas lagu ini berbeda lagi temanya, menceritakan seorang wanita yg sederhana tidak terpengaruh oleh gemerlap kemewahan.

“Kalau ditanya apa yang membuat kami semangat berkarya, pertama ini hobi. Kebetulan kami bertiga punya hobi dan visi yang sama. Bagi kami apakah nantinya akan dikenal atau tidak, viral ataupun tidak, itu bukan perkara. Yang penting kami bisa berkarya sesuai hati tanpa tekanan dan beban,” tegas Yuda.

JR-17 yang dibentuk setahun silam termasuk band yang berawal dari iseng lalu menjadi serius, hingga komitmen berkarya, dan selanjutnya biarkan waktu yang menentukan. Bermula saat Yuda dan kawan-kawan sering main musik bersama, nge-jamz bareng-bareng. Merasa ada kecocokan, Yuda, Agus, dan Wid akhirnya mencetuskan nama JR sebagai singkatan dari jamming  rame-rame. Dalam prosesnya, mereka mencoba menggarap sejumlah karya sendiri dan berusaha menikmati proses apa adanya.

Sejak akkhir 2018 lalu, JR-17 giat  menggarap sejumlah lagu dengan tema berbeda-beda. Beberapa yang sudah rampung seperti “Suksma Rupaka”, “Semok”, “Tat Twam Asi”, dan “The Gengsi”.  Sedangkan lagu “Sederhana” masih dalam proses penggarapan.

“Suksma Rupaka” sebagai single pertama rencananya juga akan digunakan sebagai judul mini album JR-17. Lagu ini mengisahkan seorang anak rantau yg meninggalkan kampungnya demi cita-citanya…

Lagu “Semok” yang baru saja dibuatkan video klip terrinspirasi dari banyaknya wanita yang pusing dengan kondisi tubuh yang gemuk, atau semok. Padahal semok itu adalah anugerah juga. Lagu ini dibuat menggunakan dua bahasa, Bali dan Indonesia. Sedangkan lagu “Tat Twam Asi” temponya sengaja dibuat agak nge-beat, agar bisa membangkitkan semangat pendengarnya. Sebagaimana judulnya, lagu ini mengingatkan bagaimana pentingnya persaudaraan, aku adalah kamu, kamu adalah aku. Lagu “The Gengsi” dibuat karena terinspirasi dari banyaknya anak muda di Bali masih gengsi untuk mengambil suatu pekerjaan dan masih terlalu memilih. “Dulu ketika masih banyak warisan mungkin okelah, sempat membuat kita terlena, tapi ketika warisan sudah habis, maka di situlah masalah dimulai. Semoga lagu ini bisa mengingatkan generasi milenial Bali saat ini,” demikian Yuda.

Jika tak ada halangan, Yuda berharap mini album JR-17 bisa dirilis dalam waktu dekat. Sebagai “pemanasan”, terlebih dahulu mereka akan meluncurkan video klip “Semok” pertengahan bulan ini. (231)