“Kenkenang Jani”, D’Go Unjuk Gigi Lagi

Vaspa

D’Go Vaspa bersama Bagus Yudi, Rus De, dan Eka

KATA orang, kalau cinta sudah melekat, tai kucing terasa coklat. Begitulah kalau memang sudah telanjur cinta, mau orang berbicara apa juga, biarkan saja. Tema ini pula yang mengilhami D’Go Vaspa untuk menggarap satu lagu baru yang diberi judul “Kenkenang Jani”. Lagu ini sekaligus video klipnya, sudah mulai diperkenalkan ke publik secara luas mulai 20 Maret lalu, terutama melalui channel Youtube.

“Lagu ini menceritakan bagaimana seorang lelaki tidak pernah melihat latar belakang wanita idamannya seperti apa, yang penting wanita itu sangat cinta dan sayang padanya. Meskipun orang berkata negatif tentang wanita itu, dia tetap cinta. Men kudiang ne, be kadung cinta,  be kadung sayang, kenkenang jani? Be kadung cinta be kadung sayang,” papar D’Go kepada mybalimusic di Denpasar, Kamis (21/3).

Lagu yang dibuat dengan irama ringan, video klip bergaya santai, menurut D’Go sangat pas atau cocok dirilis bulan-bulan ini.

Untuk project ini, D’go didukung Eka “Paf” yang mengisi drum, Rus De “Paf” di gitar, dan Bagus Yudi yang memainkan bass. Sedangkan untuk video klip digarap Andy Duarsa bersama tim Ganghan. Lewat lagu “Kenkenang Jani”, D’Go kembali menegaskan niatnya untuk memberikan warna baru di kancah musik Bali. Bahkan ia punya rencana untuk tahun ini, tiap duabulan sekali akan meluncurkan lagu terbaru. Apa yang membuat penyanyi juga pencipta lagu yang makin laris ini begitu semangat berkarya?

“Yang pertama saya ingin memperkenalkan karya-karya saya yang berbeda dari yag lainnya,terutama dari segi lirik dan musik. Kedua saya mencoba menyuguhkan musik yang pantas dinikmati oleh semua kalangan. Ketiga, tentu saya harus terus berkarya untuk musik Bali yang lebih baik lagi ke depannya,” jelas pria yang meraih predikat penyanyi solo berbahasa Bali terbaik Anugerah Musik Bali 2019 ini.

D’Go tak memungkiri, diganjar dua penghargaan termasuk lagu berbahasa Bali terbaik untuk karyanya “Ketut Dalam Proses” menjadi sesuatu yang sangat luar biasa yang tak pernah terpikirkan dalam hatinya. Ia pun makin kuat ingin berkarya dengan tulus berkarya dan terus berbenah.

Meskipun sesungguhnya sudah lama bergelut dengan dunia musik khususnya lagu berbahasa Bali, D’Go Vaspa baru benar-benar muncul ke publik, unjuk diri dan tancap gas dalam setahun terakhir. Pria asal daerah Bangli yang sempat bermain dengan Awatara Band ini tak hanya banyak menciptakan lagu untuk pencipta lain, namun juga menyanyikannya sendiri. Sebelum ini, ia muncul duet bersama Tika Dewi di lagu “Tresna Kanti Mati”, disusul lagu solo “Ketut Dalam Proses”, duet dengan Lena untuk lagu “Terlanjur Cinta” dan yang teranyar, “Kenkenang Jani”. (231)