Badeng Band Kembali Lagi

Badeng2

Badeng Band

LAMA tak ada kabar aktivitasnya, Badeng band muncul lagi. Grup band berbahasa Bali dengan ciri khas vokalis ala Iwan Fals ini muncul dalam satu acara di Kuta belum lama ini. Satu lagu baru berjudul “De Nyerah Komang” mereka perkenalkan.

Menurut Eka, vokalis Badeng, lagu yang diluncurkan akhir Februari lalu itu sesungguhnya solo project Eka Badeng. Nah, untuk mendampingi tampil, Eka berpikiran mengaja rekan-rekannya di Badeng band sebagai bintang tamu. “Awalnya sih begitu. Setelah saya hubungi, semua teman-teman Badeng oke. Dari beberapa kali pertemuan, akhirnya kami sepakat untuk mendeklarasikan, Badeng band is back,” cerita Eka kepada mybalimusic.com.

tanggal 26 Februari 2019.

Diakui Eka, karena kesibukan masing-masing personel, cukup lama Badeng vakum dari aktivitas bermusik. Bahkan terakhir kali mereka merilis album “”. Semantara itu Gung Edi, gitaris Badeng menambahkan, lalau kemudian semua personelnya semangat untuk muncul lagi, menurut Eka semata-mata karena mereka ingin berkarya lagi. Lagu “De Nyerah Komang” yang dipublikasikan melalui channel Badeng Band Official menjadi awal langkah untuk kembali menyapa penikmat lagu Bali.

“Kami paham, sekarang ini untuk menjual hasil rekaman secara konvensional sudah amat sangat susah bahkan bisa dibilang tak mungkin. Lewat channel seperti Youtube yang sekarang bisa dijadikan wahana berjuang untuk tetap berkarya,” jelas Gung Edi.

Ditambahkan, Badeng tak berhenti hanya di peluncuran lagu baru. Mereka juga berencana memaksimalkan channel mereka di Youtube dengan merilis video klip dari album-album lama Badeng Band.

Di sisi lain, Eka Badeng menambahkan, untuk karya-karya baru, kata Eka, Badeng Band akan tetap konsisten bermain di jalur musik yang sama, tema lagu kental dengan kritik sosial, tentang realita kehidupan dan mungkin tentang alam juga. Kenapa ia bersikeras ingin membangkitkan Badeng lagi, alasannya karena banyak sekali orang yang selalu menanyakan apakah Badeng masih ada atau tidak. Sering juga ada yang bertanya, apakah Badeng tida bikin album rekaman lagi?

“Pertanyaan-pertanyaan itulah yang membuat saya semangat untuk membangkitkan Badeng lagi, karena Badeng nggak pernah bubar. Saya ingin tunjukan kalau badeng is back, personelnya tetap seperti dulu tanpa ada perubahan. Hampir 12 tahun kita vakum tapi masih banyak yang tahu Badeng dan lagu-lagunya dan itu yang membuat saya untuk bangkitkan lagi Badeng dan kita ikut meramaikan kembali blantika musik Bali lagi. Itu saja,” papar Eka.

Badeng Band yang bermula dari pertemanan Eka dan Gung Edi, resmi dibentuk 8 Desember 2003. Selain Eka sebagai vokalis, Gung Edi bermain gitar, grup ini juga didukung Adi (keyboard), De Raka (bass), dan Dwi (drum). Album pertama mereka “Cicing Borosan” dengan hits antara lain “Bramara”, “Cicing Borosan” dan “Gang Jambu” dirilis 2004. Disusul dengan rekaman ke-2, “Aluh Aluh Keweh” (2005), dan terakhir album “Calo” (2008). (231)

Badeng1

Badeng Band, dari kiri ke kanan: Gung Edi, Adi, Eka, Dwi, dan De Raka