“Sebut Saja Mawar”, Kata Ighor

Ighor

Ighor Rad

ADA apa dengan Mawar? Selain nama bunga, Mawar juga sering digunakan sebagai nama samaran dalam berita kasus terutama yang berkaitan dengan masalah seks. Namun jika kemudian musisi Ighor Rad dari Seririt menggarap satu lagu berbahasa Bali dengan judul “Sebut Saja Mawar”, tak ada maksud ke arah sana.

Ighor memang baru saja merilis karya terbarunya, “Sebut Saja Mawar”, bertepatan dengan Valentine Day, 14 Februari. Namun jangan berpikiran lagu ini akan berkisah tentang korban perkosaan atau pelecehan seksual. Lagu ini malah berkisah tentang seorang fotografer yang jatuh hati dengan seorang model saat hunting foto.

Kepada mybalimusic.com, Ighor menuturkan lagu ini memang terinspirasi dari profesinya sebagai seorang fotografer, yang kerap hunting bareng atau mencari objek foro bersama-sama teman dan para model. Awal lirik dan nada didapatkannya saat berkumpul dengan rekan seprofesi di suatu acara tahunan di Singaraja. “Di sana tanpa sengaja kata sebut saja Mawar itu terucap. Akhirnya saya lanjutkan lirik dan nada itu di rumah hingga rampung jadi satu lagu,” jelasnya.

Dibantu Kadekan Niwank yang menggarap musik, “Sebut Saja Mawar” dalam kemasan pop rock direkam dalam waktu singkat di studio musik Sambangan, Singaraja. Kalau kemudian Ighor serius dan merekam lagu “Sebut Saja Mawar”, menurutnya karena ingin membuat lagu untuk penyemangat sebagai fotografer. Biar punya saja lagu yang bercerita tentang fotografer, terlebih lagi sangat jarang ada lagu yang berkisah tentang fotografer.

“Sebenarnya ide lagu ini sudah ada akhir 2014 dan laguya saya selesaikan awal 2015. Akhirnya terpikir bagaimana lagu ini selalu diingat setiap hari Valentine, sekaligus sebagai hadiah dari saya untuk teman-teman pencinta lagu Bali juga teman-teman fotografer dan model,” tambah Ighor.

“Sebut Saja Mawar” menjadi single terbaru Ighor setelah beberapa kali merilis single bersama bandnya, SideJob. Jika termasuk “rajin” berkarya, Ighor mengaku lebih karena ingin membuktikan kalau ia konsisten sebagai musisi dan selalu bisa meramaikan musik Bali tiap tahunnya dengan karya-karya sendiri. “Semangat tiang berkarya di tahun ini saya dapatkan dari kata #berPROses. Berkarya, profesional, dan sukses,” pungkasnya. (231)