Lebih Lembut di “Lukisan Jiwa”

TEPTHE Error Project (TEP), grup band asal Tamblang, Buleleng, baru saja meluncurkan karya terbaru mereka. Satu lagu baru sekaligus video klip yang diberi judul “Lukisan Jiwa” sudah bisa dinikmati penggemar musik di Bali.

Ada yang jauh berbeda dari karya TEP kali ini bila dibandingkan dengan dua single yang sudah dirilis sebelumnya. Dari kesan musik keras yang meghentak, kali ini beralih menjadi musik yang lebih lembut. Alasan mendasar untuk itu, mereka ingin lagu “Lukisan Jiwa” yang berbahasa Indonesia bisa dinikmati oleh lebih banyak kalangan lagi. Karenanya “Lukisan Jiwa” dibuat easy listening. Pun untuk mempermanis lag, TEP menggandeng Emi, vokalis wanita bersuara merdu dari Eternity Band.

Menurut Arie, vokalis sekaligus pemain gitar TEP, lagu “Lukisan Jiwa” mengisahkan kebahagian satu keluarga kecil yang mendadak berubah menjadi sebuah kesedihan saat harus menerima kenyataan, ditinggal buah hatu selamanya. “Pesan yang ingin kami sampaikan dari lagu ini, jagalah selalu dengan baik orang yang kita sayangi. Jangan sampai muncul rasa penyesalan yang mendalam saat kita telah kehilangan dia,” jelas Arie sembari menyebutkan, lagu ini tercipta dari kisah nyata, pengalaman salah satu personel TEP.

Sesungguhnya “Lukisan Jiwa” sudah rampung cukup lama, namun personel TEP harus sabar menunggu video klip yang digarap Mariyasa Film kelar. “Penggarapan video klip kali ini tergolong sangat lama. Selain masalah pengaturan waktu antarpersonil, saat bersaaman Emi juga dalam posisi mengandung. Jadi setelah beberapa bulan baru semua proses bisa diselesaikan,” tambah Arie.

The Error Project  dibentuk 11 Maret 2015 di Desa Tamblang, Buleleng Timur. Awalnya band ini beranggotakan Arie Kcx,  Agus Yana dan Iwak Qyong yang berasal dari desa yang sama. Di awal pemunculannya, mereka kerap membawakan lagu dari grup vad seperti Greenday, Blink-182, Superman Is Dead. Seiring waktu, mereka mencoba menciptakan lagu sendiri, terlebih setelah formasi makin lengkap denga masuknya Krisna yang mengisi gitar. Sebelum “Lukisan Jiwa”, mereka sudah merilis lagu  “Dunia dalam Harapan” dan “Optimisme Positif”. (231)