Lagu Baru, D’MBP Mainkan Irama Latin

DMBP

D’MBP Band

D’MBP Band tampaknya sedang semangat berkarya. Belum lama merilis lagu “Bahagia”, grup band lagu berbahasa Bali ini sudah siap dengan lagu baru lagi. Satu single berjudul “O.. O.. O..” sekaligus video klipnya sudah siap dipublikasikan. Secara resmi, mereka akan memperkenalkan lagu ini sekaligus pemutaran perdana video klip nya di Stel Peleng, Denpasar, Minggu (6/1).

Berbeda dengan lagu “Bahagia” yang bercorak pop, kali ini D’MBP mencoba membawakan lagu bernuansa Latin, ala caribean song, termasuk video klip yang berlatar belakang pantai. Lagu “O..O.. O..” yang terkesan ringan dan santai, didukung video klip kocak yang didukung pemeran bule, Arnold dan Maddy. “Lagu ini menyadarkan seseorang  kalau banyak wanita yang tidak suka dengan laki-laki yang sombong,” jelas Alit, vokalis D’MBP.

Ditambahkan, meskipun memakai pemeran sepasang bule, namun di dalam video klip mereka memakai bahasa Bali. Kebetulan Arnold dan Maddy memang bisa berbahasa Bali. “Kami sengaja menggunakan konsep ini karena ingin menunjukkan kalau kami berniat kuat turut melestarikan bahasa bali. Nah, bule saja mau berbahasa Bali, masa kita tidak?” tambah Alit.

Soal pilihan warna musik yang kali ini berbeda dari lagu-lagu D’MBP sebelumnya, menurut Alit karena ingin mencoba membuka segmen penggemar baru dengan lagu ini. Musik bernuansa latin termasuk jarang digunakan apalagi untuk lagu berbahasa Bali. Bahkan bisa dikatakan genre baru di blantika musik pop Bali.  Selain warna musik, ada yang berbeda juga dari D’MBP. Jika sebelumnya hanya berempat, sekarang mereka tampil berlima dengan terlibatnya Lutir Vedi (sebelumnya  hanya menciptakan lagu). “Sekarang Lutir Vedi sudah bergabung di band dengan mengisi vokal bersama saya. Ia juga sudah memberikan semua lagu-lagunya untuk d’MBP.,” jelas Alit.

Grup band D’MBP sendiri baru dibentuk secara resmi 20 juli 2018. Saat itu Alit sebagai vokalis sedang mencari teman untuk diajak nge-band sebagai project barunya. Bermula saat Alit sebagai solois mendapat kesempatan tampil di salah satu tempat hiburan di Kuta namun dalam format band. Satu ketika Alit yang sedang bersama gitaris Eka Arimika, bertemu  dengan Pak De Lubak Tapis, drummer Kavami Band dan Hanz Setiawan, bassist Vana Band). Kumpul-kumpul yang diisi dengan nge-jamz itu akhirnya menghasilkan ide untuk membentuk band baru yang diberi nama d’MBP. Nama d’MBP dipilih karena personelnya adalah anggota komunitas Musisi Bali Peduli (MBP). Sejak akhir 2018, grup ini jadi berlima dengan bergabungnya Lutir Vedi yang turut mengisi vokal. (231)