Hormat dan Tanda Bakti, Nyanyikan “Suksema Ibu”

Ibu2

I Made Dwi Hyuga Febrian, juara I kategori SD, lomba menyanyi lagu “Suksema Ibu”

MENYAKSIKAN bagaimana orangtua terutama Ibu-ibu sibuk mengantar dan mempersiapkan anaknya ikut lomba, itu sudah biasa. Hal ini jamak sekali ditemukan dalam lomba menyanyi anak-anak misalnya. Namun menjadi istimewa dan memunculkan kesan tersendiri, ketika lagu yang wajib dinyanyikan adalah lagu ungkapan terima kasih untuk sang Ibu.

Begitulah yang terasa ketika Yayasan Lentera Bali menggelar grand final lomba menyanyi lagu “Suksema Ibu” di Wantilan DPRD Badung di areal Puspem Badung, Mangupura, 16 Desember lalu. Sesaat sebelum tampil ibu-ibu dibantu bapak-bapaknya sibuk mempersiapkan penampilan buah hatinya. Di atas panggung, si anak menyanyi dengan baik untuk dinilai juri sekaligus sebagai persembahan, ungkapan terima kasih untuk Sang Ibu.

“Lomba menyanyi ini adalah kompetisi yang dilaksanakan untuk mengajak generasi muda mengasah kemampuan di bidang vokal sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Ibu,” ujar Agung Wiradana, penggagas acara.

Dijelaskan, lomba yang terbuka untuk umum kategori SD dan SMP tersebut sudah diawali dengan proses audisi beberapa waktu  lalu melalui rekaman video di sekretariat lomba di Jl. Batan Asem Gang Dahlia No. 7 Sempidi.  Sesuai nama acara, peserta wajib membawakan lagu “Suksema Ibu” yang terdapat di album DVD berjudul sama. Dari proses audisi ini kemudian dipilih enam finalis dari masing-masing kategori untuk menentukan yang terbaik. Selain memperebutkan piala, peserta juga mendapatkan hadiah uang tunai jutaan rupiah dan bingkisan dari sponsor.

Untuk menentukan juara, pihak panitia menunjuk dewan juri yang terdiri dari Gede Bagus (penyanyi jebolan X Factor sekaligus wirausahawan muda), Nia (penyanyi Bali), dan Made Adnyana (pengamat musik juga wartawan hiburan). Untuk memeriahkan acara, turut tampil bintang tamu penyanyi Bali, Diana Prasta serta penampilan khusus Nissa Puteri dan Agung Wiradana.  Selain itu juga digelar Goyang Linggis Bikin Happy dan Goyang Kelingking berhadiah voucher belanja.

Agung yang juga sebagai pencipta lagu “Suksema Ibu” menjelaskan, lagu yang dipopulerkan oleh Nissa Puteri sengaja dibuat sebagai wujud dedikasi, bentuk penghormatan kepada seorang Ibu yang dengan tulus melahirkan dan merawat anak-anaknya. Dengan menyanyikan lagu ini, diharapkan dapat membantu membentuk mental dan karakter anak menjadi lebih baik, serta merasakan begitu besar kasih dan sayang seorang Ibu. “Semoga kegiatan lomba ini mampu menginspirasi anak-anak Indonesia untuk selalu hormat dan bakti kepada Ibu,” harap Agung Wiradana.

Setelah melalui penilaian yang cukup ketat akhirnya keluar sebagai juara kategori SD adalah I Made Dwi Hyuga Febrian (Juara I) Ni Kadek Ananda Dhevira Vita Felicia (Juara II), AA Sri Mulya Raya (Juara III), Putu Anindita Minowa (Harapan I), Ni Putu Shandyaita Mila Putri (Harapan II), Ni Putu Ananda Chevira Vita Felicia (Harapan III). Sedangkan untuk kategori SMP, keluar sebagai juara Ni Komang Sri Mahyoniarasih (I), I Dewa Ayu Putri Nadia Paramitha (II), Ni Putu Ayu Ananda Indira Dewi (III) Ni Komang Anggita Chandra W (Harapan I), Ayu Komang Kharisma DEwi (Harapan II), I Gusti Ayu Agung Mirah Virgianitri (Harapan III).

“Saya sangat mengapresiasi semua peserta, apalagi menyaksikan penampilan para finalis yang luar biasa. Mereka menyanyi dari hati, walau mungkin masih ada yang terlalu berhati-hati. Mudah-mudahan lirik lagu yang dalam dan menyentuh dapat diimplementasikan dalam keseharian,” komentar Agung Wiradana.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Ibu Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Seniasih Giri Prasta selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung serta dukungan seluruh sponsor dan melihat antusias masyarakat mengikuti lomba ini, saya berharap semoga kegiatan ini menjadi agenda rutin dalam memperingati Hari Ibu. (231)

Ibu1

Para juara, dewan juri dan pendukung acara lomba menyanyi lagu “Suksema Ibu”

Agung3

Agung Wiradana bersama Ibu Putri Suastini Koster