Bali Kumara #6 Tampilkan 20 Penyanyi Cilik Pilihan

BK6

20 penyanyi cilik pengisi album Bali Kumara generasi ke-6, “Mertha Ida Hyang Tohlangkir”

ADA perkembangan menarik dari lagu pop Bali anak-anak dalam beberapa tahun terakhir. Bakat penyanyi cilik yang sebelumnya hanya muncul di ajang lomba atau festival, kian banyak meramaikan dapur rekaman. Tak hanya itu, mereka juga dibuatkan video klip yang tayang di televisi lokal maupun melalui chanel berbagi seperti Youtube dan media sosial lainnya.

Salah satu yang bisa dibilang sebagai pionir juga memelopori album rekaman video klip lagu pop Bali anak-anak adalah Bali Kumara. Kelompok yang bermula dan digagas Sanggar Cressendo (Griya Musika Sukawati) ini sudah merekam dan merilis beberapa album yang menampilkan artis cilik dari anak-anak didiknya. Yang terbaru, mereka akan merilis album Bali Kumara generasi ke-6 di Gedung Natya Mandala, ISI Denpasar, Sabtu (24/11) malam.

Menarik, karena jika sebelumnya album Bali Kumara menampilkan 10-12 penyanyi, kali ini ada 20 nama anak didik yang “mengeroyok” album khusus yang diberi judul “Merta Ida Hyang Tohlangkir” ini. Ke-20 penyanyi anak-anak itu adalah Kaniya Indira (Merta Ida Hyang Tohlangkir), Anindya Putri (Tatwaninng Nusa Dua), Mawar Pradnya  (Bisma Satyaning Gumi), Gung Yeis (Bali Kertha Budaya), Gayatri Pradnyaswari (Pura Sakenan), Dema (Malpelesiran), Rena (Pertiwi Gelah Jak Makejang), Rieshdya Iswara (Budal ke Desa), Chesta Andindya (Suecan Ida Sujati), Ayu Jessika (Candidasa), Yoni (Tri Dhatu Maha Suci), Nayaka Putri (Sekadi Bintang), Tatiana (Kidang Emas), Astiti (Garuda Wisnu), Gek Yuni (Segara Purnama), Gek Ayu (Satria Abimanyu), AA Sri Mulya Raya (Tresna Asih Bersama), Cok Istri Nandya (Rahina Nyepi), Renita (Pancasila Jaya Sakti), dan Gek Ara (Masedana Punia)

Menurut Yong Sagita yang mengarahkan penggarapan video klip, ada begitu banyak bakat penyanyi anak-anak. Namun yang ditampilkan tentu saja sudah pilihan, sebab mereka memiliki dasar yang kuat dalam hal olah vokal dan seni gerak. Tak heran bila tiap skenario untuk video klip dapat dilakukan secara sempurna.

“Potensi penyanyi yang tergabung di Bali Kumara,  sangat berkembang pesat,  terbukti makin banyaknya tumbuh tunas tunas baru di Bali Kumara.  Secara umum perkembangan lagu anak anak di Bali menunjukkan hal hal yang positif,” komentarnya.

Ditambahkan, semua penyanyi yang mengisi album Bali Kumara generasi ke-6 tentu saja sudah diseleksi sebelumnya, tidak ada penyanyi asal-asalan. Apalagi dalam setiap karya, menceritakan sejarah, kearifan lokal, budaya dan lainnya.
Jika dikatakan album yang mengangjat tema budaya Bali dan nasionalisme ini secara kualitas di atas rata-rata, kiranya tidaklah berlebihan. Dilihat dari pencipta lagu yang menyertakan karya mereka di sini, adalah nama-nama yang  tak asing lagi seperti Komang Raka, Gus Saka, Putu Lukita Wiweka, Putu Ariama, Alit Jatendra, Wayan Ardini, dan KDY. Untuk penataan lirik lagu melibatkan nama-nama profesional seperti Dr. Made Netra, Made Sudewa, Agung Sukarni, dan Lusy. Aransemen musik ditangani Dek Arta, Dewa Sujana, Komang Raka, dan Putu Lukita Wiweka.  Sedangkan video klip digarap Yong Sagita, didukung Yasa Sega dan Dodik. (231)