Pentas Itu Memang Milik Alien Child

AC1

Pentas peluncuran album “Take Off” Alien Child

MAKIN matang dan makin mempesona. Tak berlebihan pujian ini ditujukan kepada duo kakak beradik, Aya dan Laras yang menjelma menjadi Alien Child. Saat tampil dalam peluncuran album “Take Off” di Bhumiku, Denpasar, Sabtu (20/10) lalu, mereka menunjukkan kelas tersendiri. Musikalitas juga penampilan mereka sekaligus membuktikan, urusan entertainment berkelas, Bali tak ketinggalan.

Begitulah, konsep peluncuran dibuat sederhana saja. Hanya ada dua sajian pembuka, Gunawarman alias Kupit “Nostress” duet bersama Sandrayati Fay membawakan dua lagu, ditambah satu nomor dari Ian Joshua Stevenson “Zat Kimia”. Selebihnya, waktu adalah milik Alien Child. Delapan nomor di album “Take Off” digeber, dibarengi koreografi berbeda-beda tiap nomor dan tiga kali ganti kostum. Tiga kali jeda diisi penayangan interview radio, komentar sejumlah tokoh akan pemunculan Alien Child, dan bagaimana kakak beradik ini berproses dengan dukungan kuat kedua orangtua.

Pokoknya, pentas malam itu memang milik Alien Child dan mereka memanfaatkannya dengan maksimal. Wajar bila banyak pujian terlontar, tepuk tangan tanda salut dari undangan, penggemar musik, hingga kerabat dan teman-teman. Didukung musik dari Denny Surya “Dialog Dini Hari” dan Ian “Zat Kimia”, Alien Child menutup dengan manis penampilan mereka malam itu dengan mengajak seluruh penonton berdiri dan ikut bergoyang.

Sebelumnya, sebagai perkenalan sekaligus pemanasan sebelum peluncuran album, Alien Child secara bertahap merilis single “Your Love” disusul “Talk to Me”. Dua nomor ini juga menjadi andalan di album “Take Off” selain enam lagu lagi, “Deep Breath”, “Leave Me Alone”, “Missing Part”, “Rise”, “Waves”, dan “Falling”. Jika ada yang bertanya mengapa tidak ada lagu berbahasa Indonesia, secara diplomatis Aya menjawab, selanjutnya mereka tentu akan mencoba menggarap lagu berbahasa Indonesia. Hanya untuk rekaman pertama Alien Child, kebetulan keseluruhan ide memang dirasa lebih pas tertuang dalam ungkapan kalimat berbahasa Inggris.

Kepada wartawan usai pertunjukan, baik Aya maupun Laras menyatakan puas dan senang akhirnya bisa meluncurkan “Take Off” dan menyuguhkan pertunjukan yang apik. Terlebih karya yang mereka tampilkan adalah murni kreativitas dan ide mereka tanpa dibebani target untuk meraih penjualan album seberapa banyak ataupun seberapa populer mereka karenanya.

“Tentu kami berharap karya kami bisa diterima banyak orang, namun kami mencoba berkarya sesuai keinginan, curahan hati kami. Kalau kami hanya mengejar popularitas misalnya, satu ketika popularitas itu bisa habis, lalu kami jadi apa? Jadi kami fokus berkarya untuk menunjukkan inilah kami,” papar Laras.

Ketika ditanya apa rencana selanjutnya selepas rilis “Take Off”, dengan cepat dan kompak, Aya dan Laras menjawab akan merencanakan rekaman tiga lagu yang terkait sebagai trilogi. (231)

AC6

Alien Child: Aya dan Laras

AC4 AC3 AC2 AC5