Pacar Banyak Permintaan, Dejapu Ucapkan “Sorry Luh”

DejaPu

DejaPu Band

DALAM waktu sebulan terakhir, ada dua grup band merilis video klip lagu pop Bali dengan menggunakan kata “sorry”. Yang pertama, awal Juli lalu Made Gimbal merilis “Sorry Made’. Minggu kedua Agustus ini, giliran Dejapu Band merilis video klip “Sorry Luh”. Lagunya sendiri sudah dirilis sebagai sebagai single akhir Mei lalu, namun baru belakangan dibuatkan video klip.

Menurut Putu Budi, vokalis Dejapu, alasan paling mendasar mengapa video klip “Sorry Luh” baru dipublikasikan sekarang, karena proses pembuatannya memakan waktu cukup lama, kurang lebih tiga bulan. “Penggarapan memakan waktu tiga bulan karena sempat ada perubahan beberapa konsep,” ujarnya di Denpasar, Rabu (8/8).

Lagu “Sorry Luh” yang ia ciptakan terinspirasi dari kisah dilema dalam kehidupan percintaan. Menurut pria berambut ikal ini, kisah semacam ini diangkat sebagai tema lahu bukan hanya sekedar sebagai sebuah satire, akan tetapi juga bertujuan reflektif, mencermikan bagaimana masalah yang ada dalam kisah percintaan.

“Jadi ya konsep video klip lagu Sorry Luh kami buat sebagai cerminan kenyataan yang sering kita temui sehari-hari, di mana banyak cowok yang menghadapi permintaan berlebihan dari pacar kita,” paparnya.

Sebagai vokalis, Putu Budi juga menjadi pemeran utama dalam video klip “Sorry Luh”, berdampingan dengan pemeran perempyan Lia Gani, seorang model cantik asal Jakarta. Setelah melalui proses penyempurnaan di sana-sini, video klip ini sudah mulai bisa disaksikan di channel Youtube Dejapu Band.

Soal warna ska dalam “Sorry Luh”, menurut Putu Budi karena memang album kedua Dejapu Band lebih banyak mengambil warna ska. ”Kami ingin mengajak penikmat musik bali bergembira walaupun dengan lirik sedih kamu berusaha tampilkan dengan nuansa gembira.

Dejapu adalah grup band yang mulai berkiprah sejak 2014. Sempat beberapa kali ganti personel, formasi saat ini Putu Budi (vokal), Aditya (keyboard), Lojer sebagai (bass), Julian Richard (gitar), serta Iwak Qyong (additional drummer) dan Santi (additional guitar). Kesehariannya, di luar urusan musik, para personelnya sibuk bergelut dengan kamera dan photoshop, karena mereka semua tergabung dalam satu komunitas fotografer. Album pertama mereka bertajuk “Satu” mereka rilis pertengahan 2017 silam. Setelah itu Dejapu juga merilis beberapa single. Dalam kurun waktu itu pula, sudah 8 video klip mereka publikasikan dan mendapat sambutan cukup bagus dari penikmat lagu pop Bali. (231)