“Suba Kadung Belus”, Exokadal Ingin Perkuat Lagu Pop Bali

xo1

Exokadal feat. Desy

MUSISI dari bagian barat pulau Bali tampaknya kian banyak yang berani ‘tandang’ ke luar daerah. Setelah beberapa grup band yang personelnya dari Negara merilis single dan melakukan sejumlah pertunjukan di Denpasar, kali ini giliran satu nama baru lago, Exokadal. Berbekal keinginan kuat untuk makin menguatkan perkembangan musik pop Bali, grup yang satu ini baru saja merampungkan album berjudul “Suba Kadung Belus”.

Menandai pemunculan mereka sekaligus peluncuran album dalam format CD audio, Exokadal tampil di Boshe VVIP Bali, Selasa (10/7) malam. Single hits berjudul “Saling Bagia” featuring Desy juga diperkenalkan melalui satu video klip. “Meskipun kami produksi rekaman dalam bentuk fisik dan diedarkan secara door to door, tujuan utama kami bukan masalah penjualan. Keingina utama kami adalah bagaimana karya kami bisa lebih banyak dikenal dan keberadaan band kami bisa diterima masyarakat penggemar lagu pop Bali,” ujar Exo, vokalis band Exokadal.

Diakui, mulai menggeliatnya musisi asal Negara dalam berkarya memang turut mendorong semangat Exokadal untuk berani tampil ke permukaan. Menariknya, personel grup ini yang berasal dari beragam latar belakang profesi. Ada yang bekerja sebagai PNS, kontraktor, pegawai bank, hingga petugas di POM bensin. Karenanya wajar jika ada yang mempertanyakan komitmen mereka dalam bermusik, apakah sekadar iseng untuk menyalurkan hobi atau ada rencana untuk serius dalam membesarkan band.

“Jelas kami tidak sekadar iseng. Ada keinginan untuk serius juga dalam bermusik. Karenanya kami semua sepakat untuk selalu meluangkan waktu tiga hari di akhir pekan buat band. Jika ada yang rasanya berat atau tidak mungkin, ya kami persilakan untuk mundur,” terang Exo.

Ditambahkan, awalnya Exokadal adalah solo project Exo yang punya nama lengkap I Gusti Putu Eko Negara. Berawal dari pengalaman pribadi, kuat mendorongnya untuk menggarap sejumlah lagu dan merekamnya secara sederhana sekitar 5 tahun silam. Termasuk beberapa lagu yang menjadi materi album “Suba Kadung Belus”. Namun materi rekaman ini belum sempat dipublikasikan secara luas. Hingga dua tahun silam, muncul kembali niat untuk merilis rekaman, dan kebetulan Exo bertemu dengan teman-temannya yang sama-sama menaruh minat besar di musik. Terbentuklah Exokadal sebagai perpaduan dua kata, Exo dan Kadal (gabungan sejumlah rekan kontraktor yang turut terlibat dalam penggarapan rekaman).

Selain merilis video klip dan album dalam format CD audio, Exokadal juga mempublikasikan karya mereka melalui sejumlah toko musik online. Soal latar belakang personel yang asli Negara, menurut Exo, juga menjadi salah satu ciri sendiri. Karenanya mereka pun menyelipkan satu lagu berjudul “Hidup de Bes Ruwet” yang menggunakan bahasa Bali dengan dialek khas Negara. “Semoga ke depannya tidak hanya di Negara, Exokadal bisa diterima secara lebih luas lagi di Bali bahkan luar daerah,” harap Exo. (231)

xo2

Exokadal