Rekaman Lagi , Gus Saka Bawa “Lara Hati”

GS Saka

Gus Saka

DI kalangan musik, dunia tarik suara di Bali, nama Gus Saka selama ini memang lebih banyak dikenal sebagai orang di balik layar. Lebih tepatnya, ia lebih banyak menghabiskan waktu sebagai pelatih vokal pada sanggar yang ada di Denpasar dan sekitarnya. Karenanya seperti satu langkah baru, ketika ia bergerak ke depan, muncul sebagai penyanyi rekaman.

Gus Saka baru saja mempekenalkan single “Lara Hati” yang ia ciptakan sendiri. Berbarengan dengan itu, ia juga merilis video klip melalui sejumlah kanal termasuk situs berbagi seperti Youtube. Sebagaimana kebanyakan tema lagu pop, Gus Saka juga mengambil tema percintaan, mengisahkan pengkhianatan cinta dari pasangan.

“Kenapa saya memilih tema percintaan, karena tema seperti ini lebih mudah diterima oleh masyarakat. Dalam lagu ini saya sengaja menggunakan dua bahasa, Bali dan Indonesia, ya bisa dibilang mengikuti trend lagu Bali saat ini,” ujar pria bernama asali Ida Bagus Surya Kastawa, S.T. ini.

Jika ada yang menganggap ini langkah baru Gus Saka di dunia musik, wajar saja, walau tak sepenuhnya benar. Pasalnya, pria kelahiran 22 Maret 1984 ini sudah mengawali kiprah sebagai penyanyi lebih dari 16 tahun silam. Sebut misalnya ia pernah masuk 5 besar Kontes Penyanyi Bali (KPB) tahun 2002. Begitu pula ia masuk 10 besar AFI audisi Denpasar (2002), 10 besar Indonesia Idol audisi Denpasar (2004) dan runner –up Bintang Radio dan Televisi RRI Tingkat Nasional di Surabaya (2007), juara I Bintang Radio dan Televisi RRI Denpasar (2007 dan 2008).

Rekaman pertama Gus Saka di album KPB (2002) yang dirilis Bali Record.  Jadi bisa dibilang sangat jauh dengan kemunculannya saat ini. Ketika ditanya mengapa baru sekarang masuk dapur rekaman lagi, Gus Saka mengatakan ini tak lepas dari dukungan orangtua murid dan anak didiknya. Jika dulu kiprahnya di rekaman tak langsung berlanjut, selain masalah kesempatan, kesibukan menjadi pelatih vokal, tidak dipungkiri juga karena faktor biaya.

“Dulu pernah rekaman karena masuk 5 besar Kontes Penyanyi Bali. Setelah itu rekaman lagu indie Indonesia karena ada sponsor.  Nah, untuk lagu Lara Hati yang baru dirilis juga prosesnya sempat tersendat terutama untuk penggarapan video klip. Saya berusaha mencari sponsor sendiri, dan syukurlah bisa dirampungkan,” jelas Gus Saka.

Lalu apakah “Lara Hati” bisa dikatakan sebagai momentum untuk bangkit kembali, ‘balas dendam’ setelah cukup lama vakum dari rekaman? “Hahaha …. Bisa jadi. Tapi yang pasti dengan dukungan dari keluarga, juga komunitas dan rekan-rekan lain, astungkara saya bisa fokus di lagu pop Bali sekarang. Semoga ada rejeki, nanti bisa mengeluarkan single baru lagi,” tutup Gus Saka. (231)