Video Klip “Kabarin” Kosong Satu Dibuat Dramatis

kosong1

Grup band Kosong Satu

KOSONG Satu kembali menyapa penikmat musik pop Bali dengan karya barunya. Pekan ini, grup band asal Singaraja ini merilis single terbaru berjudul “Kabarin”. Bukan hanya lagu yang catchy dan easy listening, video klip lagu ini juga digarap secara sungguh-sungguh bahkan melibatkan komunitas airsoft gun sebagai pendukung peran.

Lagu “Kabarin” mengisahkan seorang pria yang merindukan sang kekasih yang entah berada di mana. Kerinduan yang sangat menyiksa membuat pria ini lemah dan dan mengalami galau berkepanjangan  hingga terjerumus penyalahgugaan narkoba. Adegan video klip dibuat sedemikian rupa termasuk bagaimana ketika tokoh si pemuda terpaksa kabur karena dikejar polisi.

“Soal video Klip yang digarap sedramatis mungkin, semata untuk mewakili  isi dan tema lagu. Secara dan kami ingin membuat video klip ini berkesan di masyarakat dengan memasukkan beberapa adegan yang bisa dikatakan berani. Untuk itu dalam penggarapan klip kita melibatkan komunitas Porgasi, Persatuan Olahraga Air Soft Gun Singaraja,” jelas Angga, gitaris Kosong Satu.

“Ide lagu Kabarin ya … bisa dikatakan true story yang dialami sang vokalis. Kemudian kami aransemen lagu ini ke dalam warna musik pop rock dengan  sentuhan blues dan dibuat  sesimpel mungkin sehingga easy listening untuk memanjakan telinga pendengar,” jelas Angga, gitaris Kosong Satu.

Ditambahkan, ide lagu “Kabarinbisa dikatakan true story yang dialami sang vokalis. Untuk aransemen musik digarap ke dalam nuansa musik pop rock dengan  sentuhan blues yang dibuat  sesimpel mungkin.

“Yaa…. agar easy listening untuk memanjakan telinga pendengar,” kata Angga. Dengan rilis “Kabarin” ini, Kosong Satu berharap bisa lebih dikenal masyarakat secara luas di  blantika musik pop Bali. Selain itu rilis single ini diharapkan bisa menjadi “pemanasan” sekaligus promo untuk album yang akan dirlis nanti

Kosong Satu pertama kali muncul di kancah musik pop Bali awal 2017 lalu dengan merilis lagu “Jak Makejang Menyama”. Keberadaan grup ini tak lepas dari komunitas penggemar Iwan Fals yang sering disebut dengan Oi. Bahkan di awal terbentuknya, mereka masih menggunakan nama Oi Band. Hingga satu saat Iwan Fals berhatap Oi Band bisa punya karya sendiri. Karena itulah, Andik (vokal), Angga (gitar), Agung Indrayana (gitar), Dedy Yastika (bass) dan Ojezt Saniada (drum)  memutuskan bertransformasi menjadi Kosong Satu, yang kalau ditulis secara angka mirip dengan Oi.

“Di samping itu kurang enak menggunakam Oi sebagai nama band karena Oi kan organisasi. Nah, filosofi Kosong Satu,  kami maknai sebagai satu proses. Kami berangkat dari belum ada apa apa, alias kosong sampai menjadi satu atau ada,” demikian Angga.

Meskipun belum lama terbentuk, namun persone Kosong Satu sudah cukup lama berkecimpung dalam dunia musik. Sebut misalnya Angga yang merupakan gitaris blues yang pernah merasakan asam garam bermusik di Ibukota di bawah naungan label nasional. Begitu pula personel lain yang sempat membentuk band lain sebelumnya. Hanya saja untuk single kedua, “Kabarin”, Kosong Satu tinggal berempat setelah karena kesibukan lain, Dedy Yastika mengundurkan diri. (231)

Kosong3

Adegan video klip “Kabarin” band Kosong Satu

Kosong2