“Pertama Katemu”, Langkah Awal Naya di Lagu Pop Bali

Nay2

Naya

MASIHKAH ada yang mengatakan lagu pop Bali begitu-begitu saja? Jika iya, coba simak satu lagu baru berjudul “Pertama Katemu” yang dinyanyikan biduan bernama Naya. Mengusung warna pop modern dengan kualitas vokal dan teknik menyanyi yang tak kalah dengan penyanyi rekaman nasional, Naya siap meramaikan blantika musik pop Bali.

“Ya, ini menjadi awal karier saya di musik bali di tahun ini. Pembuatan lagu ini terbilang cukup singkat, mulai dari pengarapan melodi lagu hingga lirik lagunya terkesan santai saja,” jelas Naya kepada mybalimusic.com.

“Pertana Katemu” yang mengisahkan bagaimana seorang pemuda bertemu gadis yang mempesona dan jatuh cinta pada pandangan pertama ini diakui terinspirasi dari pengalaman nyata Naya sendiri sebagai pencipta lagu. Meskipun berpeluang besar untuk nge-hits, ia tidak memasang target terlalu muluk-muluk dari single yang baru mulai diperkenalkan minggu ini melalui channel Youtube dan sejumlah radio ini. “Target saya di single menjadi pengenalan awal saya di dunia musik bali. sebagai solois baru,” ucapnya.

Meskipun terbilang pendatang baru di dunia rekaman lagu pop Bali, Naya bukanlah pemula untuk urusan olav vokal dan musik. Sejak masih duduk di bangku SMP, pria bernama lengkap I Gede Arthanaya ini sudah mulai berkecimpung di musik, diawali dari band pensi di sekolah. Berlanjut kemudian mencoba ikut berbagai kompetisi menyanyi solo maupun band. Dukungan orangtua, guru dan sahabat kian menguatkan tekadnya untuk menggeluti musik.

Bersama teman-temannya, jebolan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) IKIP PGRI Bali ini sempat membidani grup band indie Asteray bahkan mengeluarkan mini album. Sebagai soloi ia juga kerap mengikuti lomba-lomba lagu pop Bali dan Indonesia, dan beberapa kali menjuarainya. Sebut saja seperti Bintang Radio Indonesia juara provinsi di tahun 2012 dan 2013. Bahkan namanya sempat masuk 15 besar nasional. Untuk lagu pop Bali, Naya juga sempat mendukungd album kompilasi IKIP PGRI bali dengan membawakan lagu “Sayang Sing Mecarang” ciptaan Mang Gita.

 “Kakau ditanya mengapa memilih lagu pop Bali, karena lagu Bali sudah tidak asing lagi bagi saya. Selain itu saya ingin melestarikan bahasa Bali kjususnya dalam seni do bidang lagu. Seperti tugas saya saat ini sebagai penyuluh bahasa Bali pada Dinas Pendidikan provinsi,” papar pria yang bersama band GLo masih kerap mengisi pentas musik untuk berbagai acara dan pesta.

Kini dengan rilis lagu “Pertana Katemu”, Naya berharap dapat memberikan nuansa yang berbeda pada lagu pop Bali dan masyarakat dapat terhibur dengan karyanya. (231)

Nay3